BANJARBARU – Cuaca dingin disertai hujan cukup deras di Kota Banjarbaru, Rabu (27/11) petang, tak menyurutkan langkah Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor untuk memantau langsung pengaspalan ruas jalan akses masuk menuju terminal baru Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Di lokasi jalan menuju terminal bandara baru, terlihat para pekerja dan ASN dari Dinas PUPR Provinsi Kalsel tetap bekerja.

“Saya mengharapkan pengaspalan dan pekerjaan lainnya untuk akses menuju terminal baru bandara bisa rampung tepat waktu sesuai rencana,” tutur Paman Birin, sapaan akrabnya, ditemui di lokasi.

Ia pun meminta agar SKPD terkait tetap bersemangat dan menyempurnakan pekerjaan dengan tetap memperhatikan standar kualitas.

Saat melakukan peninjauan, Paman Birin menyempatkan berdiskusi ringan dengan para pekerja. Ia pun mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para pekerja.

“Saya apresiasi dengan semangat para pekerja dan Dinas PUPR serta instansi terkait Pemprov Kalsel, termasuk Angkasa Pura dan jajaran yang bekerja siang malam untuk merampungkan terminal bandara baru ini,” ucapnya.

Bandara Internasional Syamsudin Noor rencananya akan diresmikan
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada akhir bulan Desember mendatang.

Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bekerja siang malam untuk menyelesaikan pekerjaan akses jalan menuju Bandara Syamsudin Noor.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar mengatakan, Gubernur Sahbirin Noor sudah berkomitmen kuat untuk menyelesaikan akses jalan bandara tersebut, di samping pihaknya juga masih berusaha mengkomunikasikan perubahan status menjadi jalan nasional.

Menurutnya, Pemprov Kalsel secara bertahap mengalokasikan anggaran untuk membangun akses jalan menuju bandara dari tahun 2018 sebesar Rp 22,5 miliar, tahun 2019 sebesar Rp. 53,8 miliar, sedangkan pada tahun 2020 Pemprov akan mengalokasikan anggaran mencapai Rp 45 miliar.

Tidak hanya sampai di situ, guna menyokong operasional bandara baru, Pemprov Kalsel melalui Dinas Perhubungan juga menyuntik anggaran untuk pembangunan fasilitas keselamatan (faskes) jalan umum.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan, Rusdiansyah mengatakan, melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2019, dialokasikan beberapa kegiatan pembangunan penunjang akses bandara yang melewati jalan baru tersebut sebesar Rp. 5 miliar.

Menurutnya, pada tahun ini ada sebanyak 58 buah Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sedang dilaksanakan di akses menuju Bandara Syamsudin Noor.

Selain PJU, Dishub juga membantu untuk pemasangan Rambu sebanyak 150 unit, dan Rppj sebanyak 16 unit, Warning 26 unit, Delineator sebanyak 306, serta marka jalan untuk akses bandara sejauh 20 kilometer.

Disampaikannya, pada tahun 2020 mendatang, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga akan membantu membangun PJU solar cell sebanyak 300 unit untuk akses ke bandara, dari total 900 unit untuk Kalsel. (bdm/syh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here