BANJARBARU – Gerakan Revolusi Hijau yang digalakkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendapat dukungan dari Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel.

Sebanyak 2.390 bibit ditanam di lahan Polda Kalsel di kawasan Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru, Jum’at (10/1).

Gubernur Kalimantan Selatan mengapresiasi sumbangsih nyata Polda Kalsel dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Menurut gubernur, selain menjaga ketertiban masyarakat, Polri juga peduli terhadap kelestarian lingkungan yang diwujudkan dalam penanaman pohon.

Kegiatan penanaman pohon secara serentak ini diharapkan dapat menguatkan komitmen bersama dalam menuntaskan salah satu program revolusi hijau, yaitu program yang akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kalimantan Selatan.

“Kita maknai sebagai bentuk antisipasi untuk mengurangi resiko bencana alam seperti banjir maupun tanah longsor”, lanjut Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin.

Selama kurang lebih 3 tahun ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat serius untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui gerakan revolusi hijau.

“Berhasil atau tidaknya gerakan ini sangat tergantung pada partisipasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah di tingkat kabupaten/kota, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat, para aktivis lingkungan, dan seluruh masyarakat Kalsel,” imbuhnya.

Gubernur berharap, kegiatan penanaman ini dapat dicontoh oleh semua intansi baik vertikal maupun horizontal maupun lainnya yang memiliki aset berupa lahan di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, mengatakan, penanaman ini merupakan bentuk dukungan terhadap program penghijauan yang dicetuskan Gubernur Kalimantan Selatan.

“Dari penghijauan ini diharapkan lahan kritis menjadi subur dan hijau, kita tanami pohon buah agar bisa kita manfaatkan nanti, selain sebagai tempat peneduh,” ucapnya.

Kapolda mengatakan, lahan Polda Kalsel yang ditanami ribuan pohon tersebut nantinya akan dibangun Mako Polda dalam waktu dekat, sembari menunggu pohon yang ditanam sudah mulai tumbuh.

Dikatakannya, bibit yang ditanam adalah buah-buahan dan pohon peneduh terdiri dari bibit pohon kelengkeng, jengkol, mangga, leci, trambesi, dan yang lainnya.

Dirinya berharap, tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik dan yang tidak kalah penting adalah pemanfaatan lahan yang tidak produktif menjadi lahan produktif. (adm/pim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here