BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, mengatakan perlu sinergi lebih erat dalam mendorong kemajuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Ini mengingat UMKM sangat berjasa meningkatkan kesejahteraan rakyat,” terang Paman Birin, — sapaan akrab Gubernur Kalsel,– pada Pembukaan APINDO UMKM Expo dan APINDO Award II 2020, di Menara Pandang Banjarmasin, Rabu (29/1) pagi.

Pada kegiatan yang juga dihadiri Menteri Koperasi dan UKM,Teten Masduki, Gubernur Kalsel menuturkan, UMKM juga mampu memberikan dampak secara langsung terhadap kehidupan masyarakat dari sisi peningkatan pendapatan.

Paman Birin juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas apresiasi atas kiprah Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalsel yang turut mendorong kemajuan UMKM di daerah.

Menurutnya, keberadaan APINDO selama ini terbukti berperan mendorong perekonomian masyarakat melalui kegiatan kewirausahaan dan UMKM.

“Karena UMKM ini mudah dijangkau oleh masyarakat dan banyak bergerak di masyarakat,” terangnya.

UMKM salah satu sektor yang turut mendorong perkembangan perekonomian, khususnya dari tingkat bawah sampai menengah.

Untuk mewujudkan hal itu, peran pemerintah sangat diperlukan agar UMKM tetap bisa eksis.

“Yang tadinya kualitasnya ditingkat lokal, bisa nasional dan hingga bisa global. Jadi daya saingnya terus ditingkatkan dan itu mendapat dorongan dari Kementerian Koperasi dan UKM,” tandas Paman Birin.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengingatkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah di Kalimantan Selatan melakukan peningkatan kualitas dan inovasi agar mampu merambah ke pasar global.

Teten mengatakan, UMKM jangan hanya bermain di kerajinan-kerajinan seperti keripik, akik, dan sebagainya, akan tetapi harus masuk kedalam komoditi unggul dan mulai masuk di inovasi teknologi.

“Jadi, jika ingin merambah ke pasar global, selain kualitas produksinya ditingkatkan dan suplainya continue, namun juga harus masuk ke dalam produk-produk unggulan,” kata Teten.

Teten menambahkan, pemerintah sedang menyiapkan trading house agar UMKM dapat semakin bergairah yang mana trading house tersebut menjadi semacam komersial intermediari yang menjembatani UMKM dengan pasar global.

“Trading house yang bekerjasama dengan APINDO dan kementerian lain untuk mendorong UMKM yang kecil-kecil agar diagresiasi untuk masuk ke pasar global,” ucapnya. (end/bdm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here