Home Borneo Today Wisata Bukit Batu Kian Ramai Pengunjung

Wisata Bukit Batu Kian Ramai Pengunjung

0
191

ARANIO – Mentari senja bergerak menuju keperaduan. Terlihat muda mudi melinial berdatangan. Berboncengan dengan motor, membawa peralatan camping. Tenda, matras, alat memasak tak ketinggalan. Sabtu (15/2), mereka berbondong ke Bukit Batu, lokasi wisata kekinian di Sungai Luar, Tiwingan Baru, Kecamatan Aranio.

Pergerakan penghobi berkemah itu terpantau kru media Tahura Sultan Adam saat berada di kantor Resort Pengelolaan Hutan Sungai Luar. Sekira pukul 17.00, petugas retribusi memberikan pelayanan kepada mereka.

Kepala Resort Pengelolaan Hutan Sungai Luar, sekaligus Manajer Wisata Bukit Batu,Markus Liling mengatakan memasuki kawasan ini diberlakukannya pungutan retribusi, sebulan yang lalu. Sesuai instruksi dan arahan Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq.

“Sama seperti ke Tahura di Mandiangin, di Bukit Batu kini juga diberlakukan retribusi masuk kawasan,” ujarnya.

Meski masuk kawasan ini sekarang berbayar, lanjut Markus Liling, tetapi arus pengunjung semakin bertambah banyak. Jika akhir pekan pada kisaran puluhan orang yang datang, tetapi pada pekan tadi, jumlah ratusan orang.

Peningkatan jumlah pengunjung itu, selain view alam yang keren, juga karena akses jalan menuju lokasi Bukit Batu semakin mudah dan lancar. Jalur darat tak lagi menjadi hambatan dan menghabiskan waktu dalam perjalanan.

Saat ditanya dengan adanya saran pengunjung bahwa tidak adanya penunjuk arah menuju Bukit Batu, sehingga sebagian pengunjung yang baru ada yang nyasar ke permukiman warga, Markus menegaskan, pengunjung harap bersabar.

“Kami sudah meng-order pembuatan rambu petunjuk jalan. Semoga dalam beberapa hari ke depan, sudah bisa kita pasang di tempat-tempat yang telah ditentukan. Agar pengunjung tak salah arah lagi,” jelasnya.

Salah seorang pengunjung dari Martapura, Anam menuturkan ini kali kedua ia berkunjung ke Bukit Batu. Sebelumnya ia ke sini dua tahun lalu. Ia mengaku kaget, banyak perubahan terjadi di kawasan ini.

Dulu, cerita dia, menuju Bukit Batu sangat menguras tenaga, terutama saat musim hujan. Tetapi sekarang, cukup 45 metin dari Martapura, Kabupaten Banjar, sudah tiba. “Luar biasa, aksesnya lebih mudah,” ucapnya.

Anam berterima kasih kepada pengelola Wisata Bukit Batu, dalam hal ini Dinas Kehutanan Kalsel dan Tahura Sultan Adam yang telah mengembangkan destinasi kawasan ini menjadi tempat wisata resmi. Ia berharap tempat ini, ke depan menjadi salah satu wisata andalan Banua.

Menyinggung biaya retribusi masuk kawasan, Anam tak mempersoalkan. “Biayanya cukup terjangkau dan relatif murah. Tetapi, view yang didapatkan di sini tidak ada nilainya,” ujarnya sambil angkat dua jempol.

Terpisah, Ikhsan dari Banjarbaru mengungkapkan, perubahan tempat wisata di Bukti Batu cukup mencengangkan. Semua, ke lokasi ini hanya bisa naik kelotok dari dermaga waduk Riam Kanan. “Tetapi kini, sudah bisa lewat darat. Ini membanggakan. Warga menjadi mudah untuk mendatangi tempat indah ini,” ucapnya.

Nanti, tambah Ikhsan, ia bersama teman-temannya akan kembali ke Bukit Batu. Ia yakin dengan adanya retribusi, maka pengembangan kawasan ini akan dilakukan pengelola. Dengan menambah berbagai fasilitas. Seperti toilet, rambu penunjuk arah, dan lainnya. (rizani/tahura)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here