BANJARMASIN – Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan kembali merilis keterangan terkait jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kalsel, Selasa (24/3) sore.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Corona Kalsel, HM Muslim mengatakan, setelah sebelumnya diberitakan sebanyak 790 orang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kalimantan Selatan, jumlah ODP kini turun menjadi 716 orang.

Jika sebelumnya Kota Banjarbaru menduduki peringkat pertama jumlah ODP terbanyak, maka kali ini Kabupaten Tabalong menduduki peringkat pertama dengan jumlah ODP terbanyak di Kalsel, yakni sebanyak 141 orang.

Sementara, jumlah ODP di Kota Banjarbaru menjadi 97 orang.

Disusul Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 89 orang, Kabupaten Banjar sebanyak 72 orang.

Kemudian Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebanyak 70 orang, Kabupaten Barito Kuala sebanyak 60 orang.

Kabupaten Kotabaru dan Kota Banjarmasin masing-masing sebanyak 54 orang.

Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 30 orang, Kabupaten Balangan sebanyak 29 orang, Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 10 orang, Kabupaten Tanah Laut sebanyak 6 orang, dan terakhir Kabupaten Tapin sebanyak 4 orang.

Kadinkes Kalsel menambahkan, sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat masih 7 orang. Dengan rincian, Kota Banjarmasin sebanyak 4 orang, Kabupaten Banjar sebanyak 2 orang, dan Kabupaten Tabalong sebanyak 1 orang.

Terakhir, jumlah kasus positif Covid-19 di Kalsel masih tercatat satu orang, yaitu dari Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Corona Kalsel, H Wahyudin menambahkan, pencegahan dan pengendalian Corona di Kalsel makin diintensifkan.

“Alhamdulillah semua saling bersinergi mencegah dan mengendalikan Covid-19. Semua begerak dengan sistem kerja yang terukur,” jelas Ujud, sapaan akrabnya. (syh/bdm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here