Kalsel Intensifkan Tracking Penularan Covid 19, Karantina Wilayah Masih Dikaji

0
321

Banjarbaru – Tim Gugus Tugas Pencegahan, pengendalian dan penanganan (P3) Covid 19 Kalsel makin mengintensifkan tracking atau pelacakan penularan covid 19. Pasalnya, penambahan 3 pasien positif corona yang datanya diumumkan pada hari Selasa (31/3/2020),  sebanyak 2 orang diantaranya tertular akibat kontak dengan orang yang sudah terkonfirmasi positif.

“Dengan temuan kontak yang positif ini maka upaya-upaya tracking dilakukan lebih massif lagi dan telah dipetakan apa yang mendesak dan harus dilakukan di lapangan dalam rangka cegah tangkal penularan Covid 19 ini,” papar Jubir P3 Covid 19 Kalsel, HM Muslim di Command Center Pemprov Kalsel, Banjarbaru.

Ditambahkan Muslim, pelaksanaan Rapid test masih dilakukan dalam konteks screening terhadap ODP, PDP, petugas medis, serta orang yang kontak dengan pasien terkonfirmasi. Dari hasil rapid test ini dapat dipetakan apa yang prioritas dilakukan di lapangan untuk cegah tangkal covid 19.

Sementara pemberlakukan karantina wilayah sampai saat ini belum ada rencana untuk dilakukan. ” Kita masih dalam tahap melakukan pengkajian terhadap opsi karantina wilayah, masih dirumuskan,” ujar Muslim.

Menurutnya sebelum pemberlakuan karantina wilayah perlu disosialisasikan terlebih dulu ke seluruh masyarakan mengenai langkah-langkah yang diambil Pemerintah Provinsi  dalam rangka pemutusan rantai penularan covid 19, melindungi orang sehat agar tak tertular serta  mengobati yang sakit.

Muslim yang juga Kadinkes Kalsel ini mengajak seluruh warga banua untuk membuktikan semangat gotong royong untuk bersama melakukan cegah tangkal wabah  corona di wilayah masing-masing.

“Tetap berada di rumah, jaga jarak dengan orang lain,  cuci tangan dengan sabun sesering mungkin, serta tingkatkan daya tahan tubuh dengan olahraga dan konsumsi makanan bergizi,” imbau Muslim.

Menurutnya, pemutusan mata rantai penularan covid 19 ini dapat cepat dilakukan apabila semua masyarakat mematuhi anjuran dan imbauan yang disampaikan pemerintah untuk tetap berada di rumah dan melakukan isolasi mandiri. “Bila semua mematuhi imbauan maka Insya Allah penularan covid 19 dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya. ary

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here