Imbas Pembatasan, Transportasi Menuju Kalsel Dikurangi

0
262

Banjarbaru- Salah satu dampak dikeluarkannya SK Gubernur Kalsel tentang pembatasan masuk adalah bakal dikuranginya jumlah angkutan publik komersial  yang mengangkut penumpang menuju Kalsel. Menurut Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kalsel, Wahyudin, Rabu (1/4) di Kantor BPBD Kalsel, dampak-dampak tersebut memang sudah dikaji sebelum dikeluarkan SK Gubernur.

“Berdasar pertemuan sebelumnya, dengan dikeluarkan SK Gubernur mengenai pembatasan masuk maka imbasnya jumlah penerbangan dan arus masuk kapal ke bandara maupun pelabuhan akan dilakukan pengurangan secara drastis, misalnya untuk penerbangan ke Jakarta biasanya tiga kali maka dengan pembatasan ini jadi hanya sekali saja” ujar Wahyuddin.

Menurutnya, pemberlakukan SK Gubernur Kalsel tentang pembatasan arus masuk orang ke wilayah Provinsi Kalsel itu bukan berarti menutup total orang luar masuk ke wilayah Kalsel. Diakuinya, memang ada persepsi seperti itu di sebagian masyarakat bahwa masuk Kalsel telah ditutup.

”Pembatasan yang dimaksudkan adalah melakukan pengurangan dan memperketat untuk masuk ke wilayah Kalsel oleh warga luar seperti di jalan raya,  bandara dan pelabuhan,” terang Wahyudin.

Ditambahkannya, dengan pembatasan tersebut bagi orang yang tak ada kepentingan mendesak tidak akan diizinkan untuk masuk. “Namun yang ada keperluan dan kepentingan apalagi yang terkait hajat hidup orang banyak seperti truk pengangkut Sembako dan lain-lain tetap diizinkan masuk,” ujar Wahyudin.

Penutupan total di semua pintu masuk dilakukan apabila pemerintah setempat melakukan karantina wilayah. Imbasnya, pemerintah juga bertanggung jawab akan kebutuhan hajat hidup warganya.

Diakui Wahyudin, Pemprov Kalsel tidak menutup kemungkinan melakukan karantina wilayah. Namun sesuai kebijakan Gubernur Kalsel, langkah-langkah penanganan Corona di Kalsel dilakukan secara bertahap agar tak menimbulkan ekses negatif di masyarakat.

”Gubernur Kalsel mengambil kebijakan secara terukur, tahap demi tahap, artinya bila keadaan memburuk maka langkah penanganannya juga akan semakin ditingkatkan bahkan melakukan karantina wilayah sebagai opsi bila keadaan memburuk,” papar Wahyuddin.

Sementara menindaklanjuti keputusan gubernur terkait pembatasan arus masuk, diharapkan dapat ditindaklanjuti segera oleh  otoritas bandara dan KSOP -KSOP serta kebijakan para bupati dan walikota se Kalsel. ary

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here