Tangani Covid 19, Kalsel Masih Kekurangan APD

0
217

BANJARBARU –  Tim Gugus Tugas Covid 19 Kalsel baru saja menerima kiriman 1000 buah APD (alat pelindung diri) dari Pulau Jawa yang dibeli menggunakan dana APBD, Rabu (1/4) siang. Namun walaupun ribuan APD telah didatangkan termasuk bantuan dari pusat beberapa waktu lalu, Kalsel masih membutuhkan lebih banyak lagi APD untuk dibagikan kepada para petugas dan tim medis penanganan covid 19.

“Hari ini sudah datang 1000 APD namun kita masih memerlukan lebih banyak lagi APD untuk petugas di Kalsel,” kata Wahyuddin Ketua Harian  Gugus Tugas Covid 19 Kalsel.

Kebutuhan akan APD sangat vital dan dibutuhkan dalam jumlah banyak dalam penanganan covid 19 ini. Pasalnya, APD ini hanya digunakan untuk sekali pakai saja sesuai standar penanganan medis corona.

Pihak Gugus Tugas saat ini masih terkendala dengan adanya kelangkaan alat medis penanganan corona di pasaran seperti masker, sarung tangan, dan lainnya. “Kalaupun ada di pasaran maka harganya sudah sangat tinggi, sehingga kita harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran,” kata Wahyuddin.

Selain APD, Gugus Tugas juga telah mendatangkan masker sebanyak 10 ribu kotak, disinfektan chamber 3 buah, pengukur suhu digital 3 buah, kacamata google 50 buah, serta safety boot 25 buadi. ” Semua menggunakan dana APBD yang dianggarkan sebanyak Rp 6,9 M untuk pembellian alat kesehatan termasuk untuk insentif tenaga medis yang telah diserahkan kemaren,” jelas Wahyuddin.

APD yang telah diterima akan dibagikan ke rumah sakit rujukan  penanganan covid 19 Kalsel. “Termasuk rumah sakit non rujukan yang memiliki ruang isolasi juga kita bagikan APD ini, ” terang Wahyuddin.

Terkait perpanjangan masa tanggap darurat di Kalsel, pihak Gugus Tugas juga melayangkan surat kepada pihak rumah sakit swasta agar menyiapkan ruang isolasi bagi pasien corona. “RS swasta kita imbau juga menyiapkan ruang isolasi mandiri setelah masa tanggap darurat diperpanjang,” kata Wahyuddin.

Dengan perpanjangan masa tanggap darurat ini, menurut Wahyuddin, Gubernur juga memberikan instruksi kepada semua jajaran serta pemerintah kabupaten dan kota di Kalsel untuk mengerahkan semua sumber daya yang ada untuk segera melakukan upaya-upaya nyata dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Termasuk dukungan anggaran, namun semua harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” pungkas Wahyuddin. ary

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here