Bergerak Senyap Saat Wabah Covid, Paman Birin Tebar Ribuan Paket Sembako

0
287

WAKTU telah pukul 02.30 dinihari Kamis (23/4), di kediaman dinas Gubernur Kalsel, beberapa orang mengangkat ratusan paket sembako terbungkus bakul purun dan kardus ke mobil pikap.

Satu diantara mereka adalah sosok familiar Gubernur Kalsel Paman Birin dengan ciri khasnya Mengenakan peci hitam, kaos oblong, celana panjang dan sarung yang diselempangkan ke bahu.

Tak sedikitpun terlihat  lelah di guratan wajahnya, bahkan raut mukanya terlihat bugar dan memancarkan aura bersemangat saat  menyusun ratusan sembako di bak mobil.

Tanpa banyak bicara, tapi kerja kerja dan kerja dan ikhlas melayani untuk rakyat. Itulah yang dilakoni Paman Birin di saat wabah Covid saat ini.

Sejak menetapkan tanggap darurat Covid 19 di Kalsel pada pertengahan Maret 2020, Paman Birin terus bergerak membantu masyarakat lapisan bawah yang Terdampak langsung wabah Covid secara sosial ekonomi.

Nyaris tiap dinihari Paman Birin bersama koleganya turun ke jalan menebar bantuan sembako dan masker di berbagai wilayah Kalsel.

Sedikitnya 500 paket sembako dan ribuan masker dibagikan setiap kali turun ke jalan. Sehingga bila diakumulasi selama wabah Covid terjadi, sudah ribuan paket sembako dan puluhan ribu masker dibagikan.

Aksi dilakukan saat dinihari karena Paman Birin ingin  menghindari terjadinya kerumunan warga pada saat wabah covid. Untuk diketahui, Dana pembelian sembako dan masker diambil dari kantong pribadinya.

Aksi peduli Paman Birin ini menuai pengakuan positif di masyarakat. Supian noor Ketua RT 4 Kelurahan Belitung utara Banjarmasin Barat, mengungkapkan banyak warga di wilayahnya yang bekerja sebagai buruh harian lepas sehingga dengan bantuan Paman Birin mereka merasa tertolong.

Halimatussa’diyah ikut merasa terharu atas kepedulian Paman Birin yang mengerti kesulitan masyarakat saat wabah Corona ini. Mardi ketua  RT 16 Kelurahan Sei Jingah yang menilai  kepedulian Paman Birin luar biasa sehingga mau langsung turun ke masyarakat membagikan bantuan kepada warga.

”Kami.tidak mengira Paman Birin berkenan berkunjung ke tempat kami,” tutur Said, warga Pekauman RT 11 Banjarmasin.

Hatta warga Landasan Ulin Banjarbaru mendoakan agar Semoga amal saleh Paman Birin dibalas Allah dan sekeluarga senantiasa sehat wal afiat.

Kasful Anwar warga Kampung Pengamasan Martapura Timur, menilai kepedulian Paman Birin luar biasa sehingga mau langsung turun ke masyarakat kecil.

Paman Birin sendiri mengatakan ia trenyuh menyaksikan langsung kesulitan hidup masyarakat yang penghasilannya menurun drastis bahkan tak ada di saat wabah covid. “Mudahan jadi amal kebaikan wan bermanfaat gasan warga kita nang terdampak secara ekonomi akibat wabah Corona. Aminn,” ungkap Paman Birin.

Menilik perjalanan semenjak jadi gubernur di Februari 2016, aksi Paman Birin berbagi rezeki bahkan jauh sebelum wabah Covid terjadi. Sudah jadi rutinitas Paman Birin membantu masyarakat secara langsung di setiap kesempatan dengan merogoh kocek pribadinya.

Berbagai pedesaan di Kalsel telah disambangi Paman Birin untuk menyerap aspirasi sembari menebar bantuan sembako hingga uang.

Komitmennya sejak dilantik jadi gubernur bersama wakil gubernur Rudy Resnawan, adalah bekerja ikhlas dan tulus untuk rakyat, bergerak bersama menuju Kalsel yang mapan dan sejahtera.

“Saya lebih suka turun ke bawah untuk menyelesaikan persoalan, karena masalah itu ada di lapangan dan untuk menyelesaikannya kita harus turun langsung,” kata Paman Birin tatkala usai dilantik sebagai gubernur.

Kebijakan terukur ditunjukkan Paman Birin dalam memimpin penanganan covid 19 di Kalsel. Ia menyelaraskan kebijakan sesuai arahan pemerintah pusat dan langsung terjun ke lapangan melakukan koordinasi antar kabupaten/kota.

Ia menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah di Kalsel agar mengerahkan segala daya dan upaya yang dimiliki baik itu secara personel, peralatan dan dukungan anggaran. “Semua harus bergerak melawan penyebaran covid 19 dari Pemerintah Daerah sampai dunia usaha, masyarakat, bersama-sama melawan covid 19,” instruksi Paman Birin saat vidcon dengan kepala daerah se Kalsel.

Status tanggap darurat covid 19 diperpanjang sampai 29 Mei 2020 semenjak pertama kali ditetapkan pada 21 Maret 2020.

Paman Birin mengeluarkan Surat Edaran tentang penanganan Covid 19 kepada kepala daerah se Kalsel dan menerbitkan SK Tentang Pembatasan Arus Masuk Orang yang Datang  dari Luar Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Pemprov Kalsel juga melakukan  refocusing kegiatan untuk penanganan covid 19 serta merealokasi anggaran sekitar Rp 200 milyar.

Istri Paman Birin HJ Raudatul Jannah yang juga Ketua PKK sekaligus Ketua Kwarda Pramuka Kalsel, turut ambil bagian dengan menebar aksi sosial berupa pembagian sembako dan masker kepada masyarakat Terdampak Covid di berbagai wilayah Kalsel. Bdm/ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here