Hanif Ingatkan Lonjakan Kasus Covid, Ini Langkah Antisipasi Gugus Tugas

0
286

Banjarbaru – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kalsel mengambil langkah konkret dalam mengantisipasi puncak pandemi Covid. Diprediksi akan terjadi ledakan jumlah orang terkonfirmasi positif bersamaan momen lebaran 1441 H.

Wakil Ketua Harian Gugas Covid 19 Kalsel Hanif Faisol Nurofiq memastikan gugus tugas provinsi sudah mengambil langkah nyata untuk mengantisipasi puncak pandemi tersebut.

“Lonjakan kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalsel sudah mulai terasa. Karena dalam beberapa hari ini, terjadi penambahan yang cukup signifikan sehingga mencapai angka 548 kasus,” kata Hanif disela Evaluasi Pelaksanaan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE), di Kantor BPBD Provinsi Kalsel, Kamis (21/5/2020).

Antisipasi tersebut diantaranya dengan melakukan penambahan kapasitas layanan fasilitas kesehatan. “Di RSUD Ulin Banjarmasin, kita akan tambah tempat tidur, yang mulanya 1 kamar 1 kasur kini kita tambah menjadi 2 kasur,” ujar Hanif.

Hanif menambahkan untuk menghadapi lonjakan kasus, perlu disediakan 1.000 kasur yang terbagi di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 di Kalsel, seperti RSUD Ulin Banjarmasin, RS Mochamad Ansari Saleh, RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin,RS Boejasin, RS Bhayangkara, RSUD Hasan Basry Kandangan, dan RSUD Idaman Banjarbaru.

“Kita targetkan 1.000 kasur di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kalsel,” sebutnya.

Ditambahkan Hanif, fasilitas karantina khusus juga akan ditambah, karena tempat karantina khusus Covid-19 di Kampus II BPSDM di jalan Abulung dan Gedung Bapelkes sudah penuh, dan sekarang sedang dipersiapkan ruang karantina di Kampus I BPSDMD Prov Kalsel di jalan Panglima Batur.

Selain itu, Gugus Tugas juga sudah menyiapkan 500 kantong mayat dan 200 peti jenazah. Serta tempat pemakaman juga sudah disiapkan kalau  ada penolakan di tengah masyarakat.

“Ini perlu kita lakukan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tambahnya.

Menghadapi lonjakan yang kemungkinan terjadi, Hanif mengharapkan peran serta dan dukungan masyarakat, agar apa yang diupayakan oleh pemerintah dalam memutus rantai penyebaran dan menyembuhkan yang terpapar bisa berhasil.

Terutama dalam menjaga jarak, tidak berhadir atau membuat perkumpulan, melakukan physical distancing, dan berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Tanpa dukungan masyarakat, dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, akan sulit terwujud,” harapnya. (Rny/ary)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here