13 Peserta Karantina Sembuh, Paman Birin Bersyukur

0
210

Banjarbaru – Ketua Gugas Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, H Sahbirin Noor, mengungkapkan syukur atas bertambahnya tamu karantina khusus yang bisa pulang ke rumah.

Pasalnya, hasil swabnya setelah dilakukan uji di laboratorium medis dinyatakan negatif.

” Alhamdulillah saya tadi menanyakan dengan pihak pengelola karantina khusus di Balai Diklat Pemprov Kalsel, Jl Ambulung Kota Banjarbaru, kembali 13 orang bisa dipulangkan karena hasil Swab bersangkutan negatif,” terang Paman Birin, Minggu (14/6) sore.

Paman Birin mengatakan di karantina yang sama pada Sabtu kemarin pengelola juga memulangkan sebanyak 11 orang tamu karena hasil swabnya negatif.

“Saya juga bersyukur di Bapelkes Provinsi Kalsel, Banjarbaru, juga puluhan tamu bisa pulang ke rumah karena negatif covid” ucap Paman Birin.

Kepada mereka yang dipulangkan Gubernur Kalsel juga mengingatkan saat kembali di rumah agar tetap menerapkan protokol kesehatan. sebagaimana diterapkan di karantina

Ini misi kemanusiaan untuk masyarakat agar terhindar dari wabah Covid 19.

“Terima kasih kepada semua pihak yang bertugas di karantina atas upaya yang dilakukan memberi layanan terbaik,” katanya.

Kepada yang belum bisa pulang agar bersabar. “Terus ikhtiar dan berdoa,” anjur Paman Birin.

Sementara itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kalsel melakukan monitoring dan evaluasi ke Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (14/6).

Tim Monev Gugus Tugas dipimpin Ketua harian Abdul Haris,  wakil ketua harian Hanif Faisol Nurofiq dan LO BNPB Pusat Brigjen Syahyudi diterima oleh Wakil Bupati Tanbu H Readi Kambo beserta jajaran serta Unsur Forkopimda di Mahligai Bersujud Kecamatan Simpang Empat Batulicin.

Abdul Haris mewanti-wanti agar tak muncul klaster penularan baru lokal karena virus Corona belum ada vaksinnya.

Skenario yang dilakukan untuk memutus mata rantai penularan adalah dengan memasifkan kegiatan 3T (Tracking, tracing, testing) oleh tim surveilans epidemiologi. “Jadi jangan khawatir ada lonjakan kasus karena ini imbas dari upaya 3T agar terduga positif yang masih diluar dapat ditangani sehingga mencegah penularan lebih luas,” kata Haris.

Setelah upaya 3T, dimasifkan kegiatan edukasi melalui tim KIE ke masyarakat. “Sosialisasi dan mengedukasi  agar menerapkan protokol kesehatan hingga menjadi kebiasaan di masyarakat,” kata Haris.

Tim KIE juga akan berkolaborasi dengan kampung tangguh di desa dan kelurahan juga membangun basis ketahanan di masyarakat. “Ini juga menghindari terjadinya gelombang kedua wabah corona,” ujar Haris.

Sementara Sekda Tanbu Roeswandi Salem mengatakan Pemkab Tanbu sudah melakukan upaya maksimal dalam pencegahan Covid 19.

Termasuk penanganan masyarakat Terdampak seperti stimulus ekonomi, keringanan pajak daerah, pemberian dana jaring pengaman sosial, BST Kemensos dan BLT Dana Desa.

Dalam monitoring ini juga diserahkan 800 psc rapid test, 400 VTM dan APD serta vitamin kepada Gugus Tugas Kabupaten Tanbu. (bdm)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here