BANJARBARU – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pemprov dan GTPP Kalsel kembali akan melakukan penambahan tempat karantina khusus pasien Covid-19.

Setelah sebelumnya mempunyai 4 tempat karantina khusus, yakni Balai Diklat di jalan Ambulung Banjarbaru, Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) di jalan Mistar Cukrokusumo, Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) di jalan Panglima Batur Banjarbaru, serta Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.

Kini GTPP Covid-19 Kalsel berencana menambah 2 gedung lagi untuk dijadikan tempat karantina khusus.

“Gubernur Kalsel, Paman Birin dalam setiap pertemuan menegaskan semua sumber daya harus dikerahkan atau diarahkan untuk membantu masyarakat.” terang Penanggung jawab Karantina Khusus GTPP Covid-19 Kalsel, Sukamto, usai pelepasan tamu karantina yang sembuh, Selasa (7/7) di Gedung BPSDM Kalsel, Banjarbaru.

Sukamto menjelaskan, gubernur dan semua tim gugus tugas menaruh perhatian besar atas upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kalsel.

Semua stakeholder dan komponen didukung TNI/ Polri telah bekerja maksimal dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid.

Hasil kerja bersama itu membuat kualitas penanganan Covid terus menunjukan peningkatan. Terbukti dari banyaknya tamu karantina atau pasien yang sembuh dari paparan Covid.

Dikatakan Sukamto, setelah Asrama Haji, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Sekolah Polisi Negara (SPN).

Sukamto mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei tempat dan saat ini sudah masuk tahap penyusunan serta setting tempat mengenai keperluan sebagai karantina khusus yang layak.

“Biasanya tidak sampai dua minggu, meski perlu banyak pembenahan tempat, tapi Insya Allah dalam dua minggu sudah bisa digunakan,” terangnya.

Sukamto juga merincikan, dari 4 tempat karantina khusus pasien Covid-19 yang saat ini dimiliki, terdapat 418 orang yang sembuh, dari total 698 penghuni karantina.

“Ini artinya, 60 persen penghuni karantina sembuh,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Harian GTPP Kalsel, Abdul Haris Makkie, saat melepas 83 Tamu Karantina Khusus BPSDM 1 Jl Panglima Batur Timur Banjarbaru menyampaikan pesan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor agar tamu karantina sembuh tetap menerapkan protokol kesehatan dan tetap menjaga imun tubuh dengan olahraga dan makan makanan bergizi.

Tamu Karantina juga diharapkan dapat menyampaikan kepada lingkungan terdekat agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Sampaikan kepada sanak keluarga dan tetangga dekat agar menerapkan protokol kesehatan seperti pakai masker saat beraktivitas, cuci tangan, jaga jarak, dan terapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Haris.

Berdasarkan data, pelepasan tamu karantina kali ini yang terbesar dari segi jumlah. Mereka berasal dari Banjarmasin, Batola, Banjarbaru, Banjar, Tapin, dan HSU.

Ditambah 1 orang warga asal DKI Jakarta yang juga mengikuti karantina khusus di Panglima Batur dan hari ini sudah bisa pulang. (bdm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here