38 Ormas di Kalsel Tolak RUU HIP

0
93

Banjarmasin – Ratusan massa dari 38 Organisasi Masyarakat (Ormas) yang mengatasnamakan diri mereka Aliansi Rakyat Banua Lambung Mangkurat, Jumat (10/7) Kemaren, Berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan selatan dan menyampaikan aspirasi mereka menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) karena dianggap akan merubah Pancasila dan tafsirnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Sekertaris PPP Hasbullah yang mengatakan bahwa jika RUU tersebut disahkan hal itu akan menghilangkan Marwah dari Pancasila tersebut.

Dalam RUU Tersebut, pihaknya pun secara pribadi menolak, dan akan menyampaikan aspirasi atau suara pihak ormas tersebut untuk ditindaklanjuti oleh Pusat.

“kita akan menampung semua aspirasi mereka, dan akan kita sampaikan secara pribadi saya pun menolak”pungkasnya.

Sementara itu, Pengamat Politik Dr.Andi Tenri Sompa, S.IP, M.Si juga mengatakan jika RUU HIP dipaksakan pemerintah untuk mengesahkan hal itu akan merusak tatanan negara dan berbangsa. Lantaran sudah merubah sila pertama yakni ketuhanan yang maha Esa.

“sila pertama itu sudah benar, yakni Ketuhanan yang Maha Esa, kalo dihilangkan negara kita akan bergejolak” ujarnya.

Dalam Aksi Unjuk rasa kemaren, ratusan massa pun di jaga ketat oleh aparat kepolisian dari Polresta Banjarmasin yang menurunkan sebanyak 500 Personilnya dengan peralatan lengkap, mulai dari Satuan Sabhara,Hingga pasukan Gegana Brimob.

“Personil 500 terdiri dari Polresta Banjarmasin 350 orang, Dit Sabhara polda dan Brimob, lengkap kita pasukan, dan kita tidak ingin kecolongan dalam melakukan pengamanan, ketertbian di kota banajrmaisn ini. Kita siapakan semua” ucapnya Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo SIK. (Yel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here