MARTAPURA – Suasana penuh keakraban mewarnai silaturahmi Gubernur H Sahbirin Noor bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (11/7) malam.

Pertemuan berlangsung secara sederhana dengan tetap menegakkan protokol kesehatan.

Materi diskusi antara lain ikhtiar bersama percepatan penanganan Covid-19 dan persoalan lain menjadi isu strategis di masyarakat.

Pada silaturahmi digelar di Kiram Park, Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, dihadiri Ketua DPRD, Kapolda, Danrem 101/Antasari, Kajati Kalsel, Ketua Pengadilan Tinggi, Kabinda, Danlanud dan Danlanal serta perwakilan dari masing-masing kesatuan.

Usai pertemuan, acara diakhiri dengan doa dipimpin Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, memohon perlindungan kepada Allah SWT agar Kalimantan Selatan terhindar dari segala bencana, termasuk agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Gubernur H Sahbirin mengatakan, penanganan Covid harus dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi, dengan mengutamakan sinergitas segenap elemen.

“Insya Allah dengan koordinasi dan sinergi segenap komponen, termasuk dengan Forkopimda, apapun kendala yang kita hadapi, termasuk penanganan Covid-19 akan lebih baik lagi,” paparnya.

Gubernur mengatakan silaturahmi atau apapun namanya bisa merekatkan komunikasi untuk bersama-sama membangun daerah.

Menurutnya, Pandemi Covid-19 yang saat ini telah dialami semua negara, termasuk di Indonesia dan Provinsi Kalimantan Selatan khususnya.

Kondisi tersebut mengharuskan masyarakat berbuat sesuatu untuk menangani pandemi Covid-19, diantaranya dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kerja sama antara stakeholder dan komponen merupakan pilar utama untuk mencari solusi dari setiap persoalan.

Dengan kita bekerja sama merupakan modal atau solusi dari sebuah persoalan, termasuk masalah Covid-19.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta mengatakan, melalui silaturahmi bertujuan untuk mewujudkan sinergitas dalam membangun bangsa, khususnya wilayah Provinsi Kalsel, dalam menghadapi tantangan tugas saat ini.

“Melalui silaturahmi kita tingkatkan hubungan yang erat, rukun dan damai, bersatu padu dalam menyikapi semua masalah yang ada. Dengan Bergandengan tangan, semua permasalahan bisa diatasi dan semua tugas dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Dia berharap, dengan sinergitas yang telah terbangun ini, harus bisa menjadi satu kata dan satu visi misi dalam membangun Kalimantan Selatan untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk upaya percepatan penanganan Covid-19.

Selain itu, Kapolda Kalsel menjelaskan, saat ini Indonesia bahkan dunia tengah menghadapi penyebaran Covid-19, sehingga perlu kerjasamanya dalam pencegahan, menangani dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita harus menjalankan kebijakan pemerintah dan harus menegakkan disiplin protokol kesehatan, sehingga masyarakat juga harus mematuhi hal itu untuk memutus mata rantai Covid-19,” imbuhnya.

Menurutnya, tugas yang berat ini tidak mungkin dikerjakan oleh satu instansi sendiri.

“seluruh institusi harus kompak dan yang lebih penting adalah kepedulian serta kemauan untuk terus mengedukasi, mengingatkan dan menjadi contoh bagi masyarakat, kapanpun dan dimanapun berada,” tegas Kapolda dengan sapaan Irjen Nico itu.

Hal senada diutarakan Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah. Firmansyah mengapresiasi kegiatan silaturahmi yang diinisiasi Pemprov Kalsel,

Menurutnya, kegiatan inisebagai sarana silaturahmi untuk membahas berbagai isu yang saat ini sedang berkembang, seperti Penanganan Covid-19, Karhutla, Pilkada Serentak 2020 dan lain-lain.

“Mari kita saling bertukar informasi dan saling mengisi untuk mencari solusi terhadap berbagai isu yang sedang berkembang saat ini, serta saling membangun sinergitas untuk membangun bangsa,” tuturnya.

Silaturahmi bersama Gubernur Kalimantan Selatan itu juga dikuti masing-masing perwakilan unsur kesatuan atau anggota. (bdm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here