KTB Desa Banyu Hirang Tawarkan Wisata Rawa

0
695


Amuntai – Kampung Tangguh Banua (KTB) di Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan Hulu Sungai Utara tak cuma tangguh melawan penyebaran Covid 19, namun juga menawarkan wisata alami rawa. Terdapat tambak ikan dan kandang itik di tengah rawa dengan jalan titian ulin yang kokoh.

Hal ini terungkap saat kunjungan Forkopimda dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kalsel, Rabu (15/7) sore. Di KTB Banyu Hirang juga terdapat rumah singgah terapung yang dapat didatangi menggunakan lanting karena berada di tengah rawa.

Banyu Hirang juga dikenal desa penghasil kerajinan tikar purun dan kerajinan terbuat dari enceng gondok.

Dalam lawatan tersebut, Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta, Asisten 1 Setdaprov Kalsel H Sugian Norbah beserta rombongan juga sempat diajak Bupati HSU Abdul Wahid mencicipi makanan khas Amuntai Pais Sagu. Berbagai makanan dan hasil produk kerajinan masyarakat setempat ditampilkan saat kunjungan Forkopimda.

Nico Afinta mengapresiasi Desa Banyu Hirang yang mampu membentuk kampung tangguh sekaligus mengelola lahan rawa jadi wisata alam. “Suasananya sejuk disini dengan pemandangan yang alami,” kata Nico.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengikuti aturan protokol Covid yang dipelopori 4 pilar yakni pemerintah, TNI/Polri, ulama dan pengusaha.
Dalam kesempatan itu Asisten 1 Setdaprov Kalsel H Sugian Noorbah menyerahkan bantuan Gubernur Kalsel berupa Paket Sembako, masker 1000 buah, hand sanitizer, Kecamata Google dan face shield untuk masyarakat setempat. (bdm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here