Polda Kalsel Bersama Forkopimda Serius Perangi Narkoba

0
130

Banjarbaru – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pemusnahan barang bukti narkotika berupa Sabu sebanyak 299,992 kilogram, yang diperoleh dari penangkapan jaringan Internasional Malaysia-Indonesia.

Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta mengungkapkan bahwa, pemusnahan barang haram tersebut merupakan salah satu wujud nyata perang terhadap narkoba. “Narkotika merupakan salah satu kejahatan lintas batas negara yang saat ini mendapatkan atensi cukup besar dari Presiden RI dan Kapolri,” kata Nico dalam sambutannya di di lapangan Satpras SIM Polda Kalsel, Landasan Ulin KM 21 Banjarbaru Rabu (2/9) pagi.

Pemusnahan barbuk narkoba senilai ratusan miliar itu juga merupakan bukti bahwa Polda Kalsel bersama unsur Forkopimda serius dalam upaya pemberantasan Narkoba di Kalsel.

Kapolda mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalsel Paman Birin serta unsur Forkopimda yang telah mensupport upaya Polda Kalsel dalam pemberantasan Narkoba selama ini. “Terima kasih kepada Gubernur Kalsel, Danrem, kejaksaan dan pengadilan tinggi serta seluruh pihak atas dukungan pemberantasan narkoba,” pungkas Nico.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor memberikan penghargaan sebesarnya atas keberhasilan Polda Kalsel dalam mengungkap kasus besar narkoba di Kalsel. “Atas nama masyarakat dan Pemprov Kalsel, kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Kalsel yang telah banyak berhasil mengungkap kasus narkoba,” kata Paman Birin.

Ia berharap pengungkapan kasus Narkoba oleh Polda Kalsel ini dapat menjadi motivasi bagi jajaran kepolisian.

“Mari kita bergerak, bekerja bersama, bersatu melawan peredaran narkoba dengan terus menggalakkan pemberantasan narkoba dan Selamatkan Kalimantan Selatan dari Peredaran Narkoba ,” kata Paman Birin.

Dalam pemusnahan Barbuk Narkoba, Polda Kalsel juga mengumumkan ada  empat orang tersangka atas kasus tersebut yaitu berinisial S, AY, R dan A. Tersangka merupakan jaringan pengedar dari Malaysia, Kaltara, Kaltim dan Kalsel.

Paman Birin ditemani Nico Afinta dan unsur Forkopimda lain secara simbolis memusnahkan sabu dengan melarutkan di air kemudian dimasukkan ke molen hingga terakhir dibuang ke lobang galian di tanah.
Selain pemusnahan narkoba, Gubernur Kalsel dan Kapolda Kalsel juga meresmikan bangunan barak SPN Banjarbaru. (Ary/rny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here