Pemprov Kalsel Anggarkan Bantuan Kuota Internet Bagi Ribuan Siswa SMA/SMK

0
100

Banjarmasin – Pemprov Kalsel melalui Dinas Pendidikan bakal melaunching program bantuan kuota internet gratis bagi ribuan siswa tingkat menengah. Bantuan tersebut sudah dianggarkan dalam APBD perubahan tahun 2020.

“Sesuai arahan Gubernur Kalsel Paman Birin, Pemprov Kalsel sudah menganggarkan bantuan kuota internet gratis yang diperuntukkan untuk siswa SMA/SMK se Kalsel,” kata Kadisdikbud HM Yusuf Effendie saat mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor untuk membuka bimbingan teknis tata kelola SMA/SMK se Kalsel di salah satu hotel di Banjarmasin, Selasa (15/9) sore.

Ada sekitar 24 ribu siswa SMA/SMK yang akan menjadi penerima bantuan kuota gratis dari Dinas Pendidikan. “Penerima akan dilaporkan melalui sekolah masing-masing berikut data nama dan nomor telponnya,” kata Yusuf.

Bantuan kuota internet gratis akan diberikan selama tiga bulan mulai September ini. “Bantuan kuota internet gratis ini akan disalurkan melalui balai tehnologi dan komunikasi pendidikan Kalsel,” tambah Yusuf.

Penyaluran bantuan kuota internet diupayakan tak terjadi tumpang tindih dengan bantuan dari anggaran APBN. “Nanti pihak sekolah yang akan melakukan pendataan sehingga tak tumpang tindih dengan bantuan kuota internet dari APBN,” terang Yusuf.

Anggaran kuota internet bagi siswa ini merupakan bentuk perhatian Gubernur Kalsel selaku kepala daerah yang peduli dunia pendidikan. “Beliau konsern pada peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan yang dapat kita lihat dari anggaran dunia pendidikan di APBD Pemprov Kalsel yang terus meningkat,” kata Yusuf.

Salah satu wujud nyata kepedulian Gubernur Kalsel adalah instruksi langsung untuk menganggarkan bantuan kuota internet gratis bagi siswa tingkat menengah. “Paman Birin ingin proses belajar mengajar tetap berjalan baik selama wabah Covid dan membantu siswa kurang mampu dengan kuota internet gratis yang akan digunakan untuk mengikuti pelajaran sekolah secara online,” kata Yusuf.

Sementara kegiatan Bimtek diikuti 127 kepala seolah SMA/SMK se Kalsel. Berlangsung mulai 15 September hingga 17 September 2020.

Materi yang disampaikan adalah mengenai arah kebijakan pendidikan Kalsel, Perencanaan pembangunan daerah bidang pendidikan, Pengawasan dunia pendidikan dan tenaga pendidik, Tata kelola aset dan kebijakan pembinaan SMA/SMK. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here