Usai Dari KPU, Paman Birin Ziarah Ke Makam Guru Zuhdi

0
385


Banjarmasin – Calon Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor melakukan ziarah ke makam Guru Zuhdi usai penetapan nomor urut peserta Pilkada Kalsel 2020 di KPU Provinsi Kalsel, Kamis (24/9) sore. Menggunakan baju putih lengan panjang dan berpeci hitam, Paman Birin bersama sejumlah koleganya langsung meninggalkan kantor KPU menggunakan mobil hitam. Tak langsung pulang ke kediamannya, Paman Birin langsung berziarah ke Makam KH Zuhdianoor seorang ulama besar Kalsel di Kawasan Sei Jingah Banjarmasin.

Paman Birin langsung membacakan surah Yasin dan tahlil begitu tiba di makam. Secara khusyu ia tampak bermunajat kepada Allah dan menengadahkan kedua tangannya.

Paman Birin juga sempat melakukan Shalat sunat dua rakaat.

“Saya memohon doa agar Pilkada Kalsel diberi kelancaran dan tak terjadi apapun serta suasana banua tetap kondusif,” kata Paman Birin.

Paman Birin menyatakan tak mempermasalahkan berapa nomor urut yang ia dapatkan “semua nomor bagi saya sama saja, yang penting bagi kita semua jalani Pilkada ini dengan suasana gembira jangan sampai terjadi hal apapun,” katanya.

Paman Birin – H Muhidin mendapatkan nomor urut 1 sementara Denny Indrayana – Difriadi mendapatkan nomor urut 2.

Usai mendaftarkan diri di di KPU beberapa waktu lalu, Paman Birin juga ziarah ke makam Sultan Suriansyah raja pertama Kesultanan Banjar di Banjarmasin.

Juru kunci makam kemudian memimpin pembacaan doa agar segala sesuatu yang dihajatkan Paman Birin dapat terkabul.

Usai melakukan ziarah, Paman Birin mengatakan kedatangannya tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada ulama sekaligus Sultan Banjar yang pertama.

“Sultan Suriansyah adalah raja sekaligus ulama yang berjasa meng-Islamkan tanah Banjar,” kata Paman Birin.

Dalam kesempatan ziarah tersebut Paman Birin mengaku juga memanjatkan doa kepada Allah SWT agar mendapatkan Ridho serta dikabulkan hajatnya.

Paman Birin saat di KPU usai mendaftarkan diri, menyatakan siap bergerak pada masa kampanye Pilkada 2020 nanti. Kontestasi Pilkada 2020 menurutnya adalah sejarah baru di Kalsel karena digelar saat terjadi pandemi Covid 19.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dibawah kepemimpinan H Sahbirin Noor dan H Rudy Resnawan  menunjukkan komitmen kuat dalam pembangunan kawasan wisata religi dan bersejarah besar bagi banua. Salah satunya adalah memperbaiki dan menata kawasan bersejarah  Komplek Makam Syech Muhammad Arsyad Albanjari atau Datu Kelampayan.

Sejak tiga tahun anggaran mulai tahun 2018, 2019 hingga 2020 ini Pemprov mengokasikan dana perbaikan dan penataan kawasan makam Datu Kelampayan dengan paket yang berbeda beda. Tujuannya tidak lain adalah mendukung kawasan wisata religi yang nyaman dan tertata.

Terbaru, Tahun 2020, Dinas PUPR Kalsel melalui bidang Ciptakarya melakukan rehab untuk Aula, pembuatan saluran dan penggantian canopi coridor depan.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar melalui Kabid Ciptakarya Dinas PUPR Kalsel, Agung Dewanto, Kamis (17/9/2020) mengatakan ntuk penanganan rehab Makam ulama besar Datu Kelampayan di lanjutkan oleh bidang Ciptakarya Dinas PUPR Kalsel.

Proyek rehab aula, pembuatan saluran dan penggantian canopi coridor depan pada tahun anggaran 2020 ini dilaksanakan dengan anggaran nilai Rp 2,575 milyar.

“Saat ini progres pengerjaan lumayan maju, dimana hingga minggu ke 7 pada 8-15 september 2020, dari rencana 20,34%, sudah terealisasi 25,58%, sehingga ada deviasi positif sebesar 5,24%,” urai Agung.

Rehabilitasi dimaksudkan untuk memberi kemudahan dan kelancaran masyarakat yang akan melakukan ziarah sekaligus wisata religi.

Selain itu, untuk menata dan meremajakan kawasan makam sehingga arus pengunjung dapat lebih maksimal. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here