Jalan Bebas Hambatan Awang Bangkal – Mantewe Segera Terkoneksi

0
431

Banjar – Misi Pemprov Kalsel untuk mengkoneksikan daerah pelosok dan perkotaan pada akhir Desember mendatang bakal terealisir.  Dinas PUPR Kalsel menargetkan pada akhir tahun 2020, bakal merampungkan pengerjaan tiga jembatan penghubung di ruas jalan bebas hambatan antara Jl Kodeco KM 58 Kecamatan Mantewe  Kabupaten Tanah Bumbu hingga ke Desa Awang Bangkal Timur dan Barat Kecamatan Karang Intan.

Ketiga  jembatan yang saat ini sedang dibangun yaitu jembatan Awang Bangkal, Jembatan Sungai Kusan II dan Jembatan Sungai Temunih II. Jembatan Awang Bangkal yang berkonstruksi box girder baja, saat ini progresnya sudah 24 persen.

Kadis PUPR Kalsel Roy Rizali Anwar melalui Kabid Bina Marga Yasin Toyib didampingi Kasi jembatan Yudha Aditya mengatakan box girder baja direncanakan datang pada awal November ini dari Jakarta. “Bila sudah terpasang girdernya maka progresnya mencapai sekitar 70 persen,” kata Yasin, Kamis (15/10) di lokasi proyek

Menurut Yasin, sejak awal memang ditargetkan pada akhir tahun 2020 jalan bebas hambatan terkoneksi seluruhnya. “Sesuai rencana, jalan bebas hambatan akan menghubungkan tiga daerah yaitu Tanah Bumbu, Banjar dan Banjarbaru terkoneksi seluruhnya,” kata Yasin.

Panjang jembatan Awang Bangkal 120 meter dengan lebar 9 meter. Pengerjaan jembatan diperlukan penanganan khusus karena titik lokasi jembatan berada di antara dua bukit yakni Pelawangan dan Patra Bulu.

“Lokasi jembatan berada di antara dua bukit karena itu perlu penanganan khusus, dasar sungainya berbentuk huruf V, ini kan pertemuan antara dua bukit,” kata Yudha menambahkan.

Berdasar kontrak kerja antara Dinas PUPR dengan pihak pelaksana pekerjaan PT Panji Pratama Indonesia, proyek senilai Rp 32 milyar ini dimulai pengerjaan pada 27 Mei 2020 dan akan berakhir 24 Desember 2020. Hingga saat ini progres pembangunan berjalan lancar. “Progres pekerjaan berjalan sesuai rencana, tak ada kendala secara teknis namun memang ada sempat dua minggu terhenti akibat kendala non teknis,” kata Yudha.

Masyarakat setempat menurut Yudha mendukung kegiatan pembangunan jembatan. Pasalnya jembatan menghubungkan dua desa yaitu Awang Bangkal Barat dan Awang Bangkal Timur.

Ruas jalan bebas hambatan antara Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar sepanjang 160 kilometer. Namun bila dihitung dari Bundaran Simpang Empat Banjarbaru sepanjang 180 kilometer.

Jalan bebas hambatan ini akan membuka akses berbagai desa terisolir di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, seperti Rantau Balai,Bunglai, Apuai, Tiwingan Baru, Rantau Bujur, Sungai Luar, dan lain-lain. Tak hanya membuka daerah terisolir, jalan bebas hambatan ke depannya juga bisa membuka akses ke spot wisata alam gunung, bukit, telaga dan air terjun yang tersebar di kawasan Tahura Sultan Adam.

Untuk mengkoneksikan jalan bebas hambatan sepanjang 160 kilometer tersebut, ada tujuh jembatan yang telah dibangun Pemprov Kalsel yaitu empat jembatan pada tahun anggaran 2019 dan tiga jembatan pada tahun anggaran 2020. Di sepanjang jalan tersebut, Dinas PUPR juga telah membangun  20 titik konstruksi box culvert sebagai saluran air. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here