Pemprov Kalsel Dukung Inovasi Digital Banua Menabung

0
144

BANJARMASIN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan luncurkan platform digital Banua Menabung dalam rangka mendukung program satu rekening, satu pelajar.

Peluncuran tersebut dilakukan langsung oleh Plt. Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Resnawan bersama Kepala OJK Regional 9 Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (9/11/2020).

Plt. Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Resnawan mengatakan, dengan diluncurkannya platform digital Banua Menabung ini merupakan momen penting dan bersejarah bagi Kalsel, sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Kalsel telah membuka diri dan beradaptasi dengan platform digital yang terus berkembang khususnya disektor perekonomian.

“Program ini merupakan hasil inovasi yang perlu diapresiasi dan dikembangkan. Disini OJK dan dunia perbankan telah berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalsel,” ujar Rudy.

Rudy menambahkan, platform digital Banua Menabung yang ditujukan kepada generasi muda dan pelajar ini merupakan hal yang tepat. Karena dengan program ini, para pelajar dan mahasiswa dapat mengakses layanan digital perbankan sejak dini.

“Ini juga meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Kalsel. Oleh sebab itu, Pemprov Kalsel sangat mendukung program satu rekening satu pelajar yang digaungkan oleh OJK ini,” imbuh Rudy.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 9 Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim menjelaskan Program Platform Digital Banua Menabung bertujuan untuk mempermudah pelajar dalam membuka tabungan sedini mungkin terlebih dimasa pandemi seperti saat ini.

“Begitu mereka masuk atau mendaftar melalui paltform ini, nanti bank yang sudah bekerjasama akan tahu jumlah dan asal pelajar yang ingin membuka rekening baru, dan akan mendatangi sekolah pelajar yang bersangkutan ataupun menghubungi mereka melalui email,” jelas Riza

Riza berharap dengan kehadiran platfrom digital Banua Menabung ini bisa memotivasi pelajar untuk membuka tabungan. Ia juga menginginkan budaya menabung bisa menjadi karakter pelajar atau masyarakat khususnya di Kalimantan Selatan.

“Dunia sekarang ini bergerak secara digital, sehingga kami (OJK) dan perbankan harus menyesuaikan serta memfasilitasi dalam membantu pelajar dan masyarakat untuk membuka tabungan dibank,” tandasnya.

Riza menambahkan, sejauh ini sudah ada 32 perbankan yang bekerjasama dalam platform digital Banua Menabung. Kedepan pihaknya juga ingin menambahkan lagi bank-bank yang lain yang ingin memberikan fasilitas di platform Banua Menabung. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here