Revolusi Hijau Kurangi Lahan Kritis di Kalsel

0
120

BANJARBARU – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Rudy Resnawan memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam upaya mengurangi lahan kritis.

Hal. tersebut disampaikan Rudy Resnawan saat menerima kunjungan kerja Komisi IV DPR RI, di Miniatur Hutan Hujan Tropis (MH2T) kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel, Selasa (15/12) siang.

Disebutkan, luas lahan kritis di Kalsel sekitar 511 ribu hektare lahan di dalam maupun di luar kawasan hutan.

” Alhamdulillah melalui program revolusi hijau, yaitu sebuah gerakan menanam, menanam dan terus menanam jumlah lahan kritis di Kalsel setiap tahun terus berkurang.” ucapnya.

Setiap tahun ditargetkan ada penanaman seluas 32 ribu hektare. Dan revolusi hijau yang dilaksanakan di Kalsel juga sejalan dengan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kalsel juga telah menargetkan program rehabilitasi sejak 2018.

“Penanaman tentunya harus diiringi dengan pemeliharaan dan perawatan. Mudahan dapat direspon untuk ditopang bantuan APBN, ” kata Rudy

Terkait harapan Wagub Kalsel, disambut baik Komisi IV DPR RI, dan pejabat Kementerian LHK sebagai bentuk dukungan pengembangan daerah.

Ketua Rombongan Komisi IV DPR RI, Dr Ir Hj Endang Setyawati DESS, M.Sc.
mengungkapkan dukungan atas fasilitasi anggaran untuk pembangunan di sektor kehutanan.

Komisi IV DPR RI kata dia akan mengawal agar anggaran tersebut tepat sasaran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama pembangunan di sektor kehutanan.

Rombongan Komisi IV DPR RI sempat meninjau Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia (TH2TI), Tahura Sultan Adam, dan budidaya ikan air tawar di Mandiangin.

Pejabat Pemprov Kalsel yang turut hadir Pj Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, Kepala Bappeda Nurul Fajar Desira dan Plt Kadishut Kalsel Fathimatuzzahra beberapa pejabat lainnya. (bdm)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here