Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar Perlu Bantuan Obat dan Salep Kulit

0
177


Banjar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel menurunkan tim ke berbagai titik lokasi banjir di Kabupaten Banjar. Salah satunya titik banjir di Desa Tunggul Irang Jl Melati, Minggu (27/12) siang lalu.

Kepala BPBD Kalsel Mujiat melalui Kasubid Kedaruratan Syahrudin Dinarja melaporkan ada 120 buah rumah yang terendam air. “Jumlah warga Terdampak banjir Tunggul Irang sebanyak 120 kepala keluarga atau 385 jiwa,” kata Dinarja yang memimpin Tim BPBD Kalsel.

Sementara berdasarkan pantuan BPBD Kalsel ratusan rumah juga terendam banjir di wilayah Desa Bincau, beberapa titik di Kecamatan Astambul dan Kelurahan Pekauman.

Selain rumah warga, banjir juga merendam jalan-jalan sehingga mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat.

Banjir terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak Sabtu (26/12) lalu. “Puncaknya pada Hari Minggu hingga sejumlah titik di Kabupaten Banjar tergenang air,” kata Dinarja.

BPBD Kalsel, lanjut Dinarja, akan bersinergi dalam penanganan bencana banjir dengan pemerintah kabupaten/kota lainnya.

Berdasarkan pantauan, BPBD Kalsel menilai perlunya bantuan obat dan salep bagi warga Terdampak banjir. “Banyak yang kakinya gatal-gatal akibat lama terendam di air maka perlu obat dan salep untuk mengobatinya,” kata Dinarja.

Sementara Asri salah satu warga Terdampak banjir di Tunggul Irang mengharapkan Bupati Banjar terpilih pada Pilkada 2020 agar mampu mengatasi langganan banjir di desanya. “Setiap puncak musim hujan disini langganan banjir, makanya kita berharap bupati yang baru terpilih agar dapat mencarikan solusinya,” kata Asri. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here