Komitmen Tinggi, Paman Birin Begadang Semalaman Pantau Banjir Sebelum Divaksin Covid

0
192

Banjar – Tak sedikit pun wajah kelelahan nampak di wajah Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat divaksin Covid perdana oleh tim dokter di Mahligai Pancasila Banjarmasin Kamis (14/1) pagi. Ia nampak bugar dan tertawa lepas seperti biasa.

Padahal malam sebelumnya sejak pukul 08.00 hingga dinihari pukul 04.30, ia begadang menyambangi masyarakat terdampak banjir di berbagai desa di Kabupaten Banjar.

Bagai tak kenal waktu istirahat, sejak pagi Rabu (13/1), ia juga nampak terpantau Jejakbanua, berada di kantor Setdaprov Kalsel hingga sore untuk bekerja dan memimpin Rakor seluruh SKPD dalam rangka penanganan Covid 19 dan agenda kerja 2021.

Dari sini dapat diukur kekuatan fisik Paman Birin. Bukan hanya soal itu, dapat dibayangkan semangat kerja dan komitmen kemanusiaannya yang tinggi terhadap masyarakat yang sedang ditimpa musibah kebanjiran.

Padahal malam itu kondisi sedang hujan dan suhu yang dingin. Paman Birin tetap bersemangat menemui masyarakat yang kebanjiran seperti di Tunggul Irang, Pesayangan, Keramat  dan Dalam Pagar.

Sebelum menuju lokasi banjir, Paman Birin mengenakan jaket hijau tua dan bertopi hitam lengkap dengan masker, sempat singgah memborong makanan di sebuah minimarket di Martapura. Antara lain ia memborong mie instan kemasan dan berbagai kue buatan lokal.

Bersama koleganya, Paman Birin meluncur ke Tunggul Irang sebagai tempat pertama dikunjungi. Setelah bertegur sapa dengan masyarakat setempat, Paman Birin menyerahkan bantuan makanan kepada warga Terdampak banjir.

Ia pun beranjak menuju Desa Pasayangan. Di desa yang berada di pusat pemukiman penduduk padat Kota Martapura ini Paman Birin berbagi dengan masyarakat Terdampak banjir. Begitu juga saat menyambangi Desa Keramat dan Dalam Pagar.

Paman Birin meminta masyarakat bersabar dalam musibah banjir ini. Ia bersama jajarannya berusaha keras mencarikan solusi mengatasi banjir bersama pemerintah kabupaten/kota tentunya.

“Banyak berdoa kepada Allah semoga kita selamatan haja barataan dan musibah banjir ini cepat berlalu,” anjurnya.

Ia pun berharap agar dalam musibah banjir jangan sampai ada korban jiwa. “Musibah banjir ini tanggung jawab kita bersama, kita berdoa jangan sampai ada korban jiwa,” kata Paman Birin.

Paman Birin juga memerintahkan kepada Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas dinas lain untuk selalu melakukan koordinasi dengan instansi vertikal di daerah seperti Basarnas dan.lain lain untuk efektivitas tugas.

Paling penting lagi, lanjutnya, membantu pemerintah daerah di lokasi banjir untuk mempersiapkan  atau tempat tempat evakuasi masyarakat.

“Kerahkan semua sumber daya yang kita miliki untuk membantu rakyat. Jangan sampai ada masyarakat yang tercecer dari perhatian pemerintah,” ingatnya

Paman Birin juga mengingatkan pentingnya data data dan peta lokasi terkini wilayah terdampak banjir.

Segera laporkan per jam tentang situasi terkini masyarakat terdampak banjir. Semua harus berkolaborasi dalam.membantu penanganan,” pintanya.

Dapur dapur umum dan tempat evakuasi harus dipastikan tersedia di lokasi lokasi tempat banjir. Semua bekerja mengacu tata aturan dan kewenangan dengan tetap memperhatikan kondisi rakyat.

Dinas kesehatan provinsi juga harus sigap dalam memberikan bantuan sesuai bidang tugas masing masing. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here