Ikut Mangawah di Dapur Umum, Paman Birin Ingatkan Jangan Sampai Korban Banjir Kelaparan

0
290

Banjarmasin – Kehadiran Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin di dapur umum halaman Dinsos Kalsel di Banjarmasin mengejutkan relawan Tagana yang sedang siap-siap memasak untuk keperluan penyediaan nasi bungkus bagi Terdampak banjir. Mengenakan jaket coklat dan peci hitam lengkap dengan sarung  melingkar di bahu, Paman Birin datang sekitar pukul 04.00 dinihari Sabtu (16/1/2021).

Kedatangannya disambut relawan Tagana yang telah berkumpul di sana. Tanpa rasa canggung karena sudah terbiasa, Paman Birin langsung memimpin pekerjaan memasak nasi dan lauk pauk.

Ia juga mengawah (menanak nasi dalam jumlah banyak) di sebuah panci ukuran jumbo. Kehadiran Paman Birin membuat rekanan relawan bersemangat kerja.

“Ya, hari ini kita memasak untuk keperluan masyarakat terdampak banjir, banyaknya sekitar 1000-an nasi bungkus,” ungkap Paman  Birin.

Ribuan nasi bungkus itu akan di bagikan untuk masyarakat terdampak banjir di daerah banjarmasin dan barito kuala. “Nanti setelah siap akan didistribusikan langsung ke masyarakat terdampak banjir  di Banjarmasin dan Batola,” kata Paman Birin.

Ia juga memerintahkan agar seluruh jajaran SKPD Pemprov Kalsel untuk siaga 1 dan bekerja siang malam demi membantu masyarakat yang saat ini ditimpa musibah bencana alam banjir. “Semua saya instruksikan siaga dan terjun ke lapangan jangan berpangku di atas meja di saat masyarakat tertimpa musibah seperti ini,” kata Paman Birin.

Paman Birin saat ini juga terus memantau kondisi banjir untuk memastikan keselamatan dan jangan sampai ada warga kelaparan. “Jaga keselamatan warga yang terdampak banjir, semua harus turut membantu jangan sampai warga kelaparan akibat banjir ini, saya sudah berjibaku mendatangi korban banjir siang malam jadi tolong semua bergerak terjun ke lapangan membantu masyarakat,” kata Paman Birin serius.

Semua unsur pemprov sudah diperintahkan untuk bergerak dan berusaha semaksimal mungkin bisa membantu warga yang terdampak.

“Bagi warga yang belum tersentuh bantuan ulun mohon maaf kalau ulun secara pribadi belum bisa mendatangi pian. Tapi semua unsur dan jajaran pemprov sudah ulun arahkan untuk terus memantau dan memonitor warga yang perlu bantuan,” kata Paman Birin.

Musibah banjir ini adalah tanggung jawab bersama seluruh pemerintah daerah dan unsur terkait serta masyarakat secara keseluruhan. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here