Pemprov Kalsel Lanjutkan Status Tanggap Darurat Banjir

0
232

Banjarmasin – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bakal melanjutkan status tanggap darurat bencana banjir. Hal ini terungkap dalam Rakor Satgas penanganan bencana banjir yang terdiri dari unsur Forkopimda, Sekdaprov Kalsel serta SKPD terkait di Pemprov Kalsel di Mahligai Pancasila Kamis (28/1) siang.

Gubernur Kalsel memimpin Rakor tersebut setelah semalam suntuk memberikan bantuan korban banjir dan dilanjut lagi pemberian vaksin Sinovac tahap dua pagi tadi di Mahligai Pancasila.

Dalam Rakor Gubernur dapat laporan langsung update penanganan banjir dari Danrem 101/Antasari Brigjen Firmansyah dan Plt Kepala BPBD Kalsel Mujiyat serta Kadinkes HM Muslim.

Brigjen Firmansyah melaporkan kondisi banjir masih terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Banjar, Batola dan Banjarmasin serta beberapa wilayah di hulu sungai. “Ketinggian air di beberapa titik kita pantau 60 cm sampai 140 cm,” katanya.

Pada hari ini juga dipastikan wilayah Datar Ajab Kecamatan Hantakan tak lagi terisolir karena pihak personel TNI AD menggunakan alat berat sudah membersihkan longsor yang menutup jalan. Dua jembatan nasional yang putus di Mataraman Kabupaten Banjar dan Pabahanan Kabupaten Tanah Laut juga sudah bisa dilalui walaupun berat tonase kendaraan masih terbatas. Ketersediaan air bersih juga dapat ditangani dengan baik oleh pemerintah kabupaten/kota.

“Berdasarkan laporan update penanganan dampak banjir di lapangan kita memberi masukan agar status tanggap darurat banjir dilanjutkan,” kata Firmansyah.

Begitu pula Kepala BPBD Kalsel Mujiyat juga mengungkapkan korban banjir masih ada di berbagai posko pengungsian dan rumah- rumah keluarganya. “Begitu juga data Terdampak banjir seperti jumlah rumah rusak belum selesai dilakukan,” ujar Mujiyat.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor meginstruksikan upaya penanganan dampak banjir terus dilakukan walaupun di berbagai titik banjir telah reda.  “Saat ini utamakan penanganan tanggap darurat di daerah masih banjir, jangan sampai terlewatkan satu pun korban banjir tak mendapatkan bantuan,” pinta gubernur.

Ia juga mengapresiasi atas terjalinnya sinergi antar semua komponen seperti TNI Polri, pemerintah kabupaten/kota, swasta maupun unsur masyarakat dalam membantu penanganan banjir di Kalsel.

Musibah kali ini tergolong besar karenanya ia meminta semua pihak terkait untuk memperkuat koordinasi dan sinergis melakukan langkah penanganan dampak banjir secara komprehensif.

Gubernur juga menyampaikan telah mendistribusikan bantuan logistik baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi Kalsel. “Kita sudah melakukan juga koordinasi dengan pemerintah Kabupaten/kota agar proses distribusi bantuan dapat berjalan dengan lancar dan segera dapat tersampaikan kepada masyarakat Terdampak hingga daerah pelosok,” katanya.

Paman Birin saat ini juga terus memantau kondisi banjir untuk memastikan semua warga korban banjir dapat bantuan. Semua unsur pemprov juga sudah diperintahkan untuk bergerak dan berusaha semaksimal mungkin bisa membantu warga yang terdampak. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here