BANJARMASIN – Tim Futsal dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kalah laga dalam adu futsal persahabatan dengan Tim ‘Jenderal Sudirman’ di bawah komando Sahbirin Noor, Kamis (18/2/2021).

Di salah satu lapangan futsal Kota Banjarmasin, Tim Paspampres harus mengakui keperkasaan ‘Jenderal Sudirman’, dengan skor telak 60-1.

Menerapkan strategi menyerang sejak peluit pertama ditiupkan wasit, pasukan Paman Birin langsung melancarkan serangan bertubi-tubi.

Melihat pola lawan dengan strategi total menyerang, Tim Paspampres memasang formasi bertahan hingga mampu membendung serangan Tim Paman Birin.

Tak patah semangat, ‘jenderal lapangan’ kubu Paman Birin makin bersemangat “merobek ” jala gawang tim lawan hingga akhirnya, Yadi, pada menit ke lima berhasil memanfaatkan umpan dari rekan satu tim melalui sontekan keras berhasil membobol gawang lawan.

Berubahlah kedudukan menjadi 1-0.
Kaget dengan gol pertama, Paspampres berusaha mengejar ketertinggalan.

Namun berbagai upaya serangan Tim Paspampres belum berhasil menyamakan kedudukan.

Bahkan sebaliknya, Pasukan Jenderal Sudirman justru makin perkasa dengan memanfaatkan umpan lambung dan keahlian tiap pemain.

Semangat Tim Paspampres akhirnya membuahkan satu gol setelah akurasi tendangan yang efektif.

Sebaliknya, Tim Paman Birin makin perkasa dengan strategi menyerang dan cepat balik bertahan.

Tim Paman Birin akhirnya menenangkan laga persahabatan itu dengan skor akhir 60- 1.

Bahkan sang mentor pasukan ‘Jenderal Sudirman’ Paman Birin, memborong dengan 42 gol. Salut hattrick dan bravo Paman Birin.

Usai futsal persahabatan, Paman Birin mengemukakan beberapa formasi futsal terbaik telah berhasil membawa sebuah tim meraih kemenangan dalam suatu pertandingan.

Namun bukan hanya formasi yang menjadi kunci dalam permainan futsal, akan tetapi ada beberapa hal yang menjadi faktor pendukung dalam permainan tim futsal tersebut, yakni kerja sama tim yang apik.

Salah seorang anngota Paspamres, Zacky, terdecak kagum dengan tim Paman Birin yang begitu solid dan disiplin dalam bermain futsal.

Bahkan salutnya lagi, kepada Paman Birin yang tenaganya ‘super’ dari awal hingga akhir permainan tidak terlihat lelah apalagi minta pergantian pemain.

“Semangat dan ketenangan Paman Birin patut kita yang muda-muda ini jadikan contoh. Bukan saja dewasa dalam memimpin, bahkan dalam bermain futsal pun Paman Birin sangat ‘dewasa’,’’ tutur Zacky. (ban/K-2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here