Kadispersip : Kesadaran Menghimpun Karya Cetak dan Rekam Masih Rendah

0
153

Banjarmasin – Kesadaran para penerbit atau produsen untuk menghimpun dan melestarikan karya cetak dan karya rekam (KCKR) guna mewujudkan koleksi nasional masih rendah. Hal ini juga terjadi di kalangan masyarakat Kalimantan Selatan.

Oleh karena itu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel kembali menggelar sosialisasi UU No 13 Tahun 2018. Dimana kegiatan ini akan dilaksanakan 5 hingga 6 Maret 2021 di Banjarmasin.

Kepala Dinas Dispersip Hj Nurliani Dardie mengatakan, tujuan serah simpan KCKR adalah sebagai upaya mewujudkan koleksi nasional dan melestarikannya sebagai hasil budaya bangsa. “Dengan KCKR yang tersimpan maka dapat  menunjang pembangunan melalui pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menyelamatkan KCKR dari bencana bahaya yg disebabkan oleh alam dan perbuatan manusia,” kata Nurliani usai kegiatan sosialisasi, Minggu (6/3) di Banjarmasin.

Menurutnya, Serah simpan KCKR ini harus menjadi bagian dari budaya kita yang harus diwujudkan sehingga seluruh KCKR yang diterbitkan di daerah bisa disimpan dan dilestarikan untuk dapat dinikmati oleh anak cucu kita dikemudian hari.

Dengan pelaksanaan sosialisasi UU No 13 tahun 2018 ini diharapkan kesadaran para penerbit, produsen, dan masyarakat semakin tinggi untuk menghimpun KCKR. “Dengan serah simpan KCKR ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan maka diharapkan dapat melestarikan KCKR itu sendiri, ini yang kita inginkan masyarakat perlu memahami pentingnya pelestarian KCKR,” pungkas Nurliani. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here