Jalan Martapura Lama Alami Kerusakan, PUPR : Segera Diperbaiki

0
329

Martapura – Ruas jalan Martapura lama banyak mengalami kerusakan di beberapa titik akibat Terdampak banjir yang baru saja melanda berbagai daerah di Kalsel. Salah satunya yang cukup parah ada di daerah Desa Sei Rangas Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar.

Pantauan Jejakbanua.com Minggu (7/3) siang, jalan tersebut terdapat lubang cukup dalam menganga yang bisa membahayakan pengguna jalan. Apalagi kerusakan jalan tersebut masih terendam oleh air sungai yang meluap sehingga licin dan harus hati-hati bila melewatinya.

“Sebenarnya kerusakan di jalan Sei Rangas itu terjadi sejak sebelum banjir tadi, tapi semakin diperparah lagi akibat terendam banjir,” kata warga Dani pengendara motor yang sedang lewat  di sana.

Warga setempat mengharapkan perbaikan jalan segera dilakukan karena jalan tersebut jalan alternatif Banjarmasin – Martapura. Warga berharap kerusakan itu secepatnya diperbaiki karena jalan alternatif Banjarmasin – Martapura.

Selain di daerah Sei Rangas, kerusakan jalan juga terjadi di daerah Pejambuan, Sei Tabuk dan Gudang Tengah.

Kadis PUPR Kalsel Roy Rizali melalui Kabid Bina Marga M Yasin Toyib saat dikonfirmasi mengakui adanya kerusakan di ruas jalan Martapura Lama tersebut. “Kita sudah Survey lapangan ada kerusakan di benerapa titik ruas jalan Martapura Lama,” kata Yasin.

Jalan Martapura Lama statusnya adalah jalan provinsi dengan panjang sekitar 40 KM mulai daerah Sei Lulut hingga Martapura.

Kerusakan tersebut akan segera diperbaiki pada tahun anggaran 2021 ini. “Pagu anggarannya sudah ditetapkan Rp 2,5 milyar, kemampuan anggaran kita memang segitu, memang itu dananya tak memadai untuk perbaikan kerusakan di ruas  jalan Martapura Lama yang sepanjang 40 kilometer,” kata Yasin.

Namun pihak Dinas PUPR Kalsel telah mengajukan dana Rekon ke BNPB pusat untuk perbaikan jalan yang Terdampak banjir. “Jadi semoga saja disetujui pengajuan proposal dana Dekon tersebut ke pusat,” kata Yasin.

Direncanakan penggunaan dana perbaikan jalan Rp 2,5 milyar tersebut akan segera dikerjakan. “Kontrak kerja sudah dilaksanakan beberapa hari yang lalu, jadi dengan dana Rp 2,5 milyar itu kita akan prioritaskan kerusakan jalan yang parah lebih dulu,” kata Yasin. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here