Kelanjutan Pembangunan Ponpes Tahfizh RMA Berharap Para Dermawan

0
317

Banjarbaru – Proyek pembangunan pesantren Tahfizhul Alquran Raudhatul Muta’allimin Annahdliyah (RMA) di Guntung Manggis Banjarbaru yang dimulai sejak Agustus 2020 lalu terus dilanjutkan. “Alhamdulillah progres pembangunan sampai saat ini sudah sekitar 40 persen dari target untuk bangunan tiga lantai,” kata Ustadz H Muhari selaku pimpinan Ponpes RMA Selasa (9/3) siang tadi di lokasi pembangunan pesantren RMA.

Bangunan berukuran 17 x 12 meter tersebut direncanakan menjadi sekolah SMP Tahfizh Alquran dan berdiri diatas tanah seluas 2070 meter persegi. “Ditarget dua bulan ini dapat selesai, sambil kita mengurus perizinan pembukaan SMP Tahfizh Alquran, Insya Allah tahun ini juga kita akan buka apabila dapat menyelesaikan perizinan dan bangunan sekolahnya, jadi mohon doanya,” kata pria yang akrab dipanggil Guru Muhari ini.

Pembangunan Pusat Pendidikan Alquran ini terus berlanjut berkat donasi dari dermawan baik secara pribadi dan usahawan. Sementara sumbangan dari pemerintah belum ada.

“Untuk penyelesaian pembangunan gedung SMP Alquran ini kita butuh biaya kisaran Rp 500 juta, itu belum termasuk ganti rugi tanah, kalau untuk total keseluruhan pembangunan gedung SMP Tahfizh ini diperkirakan memakan biaya Rp 1 Milyar,” katanya.

Mengingat besarnya dana yang dibutuhkan, H Muhari berharap donasi bagi yang memiliki kelebihan rezeki. “Karena ini untuk amal jariah, tak ada yang akan kita bawa nanti setelah kita mati selain yang tiga yaitu doa anak yang soleh, sedekah jariah dan ilmu bermanfaat,” pesannya.

Tahap pertama yang sedang dibangun adalah bangunan asrama bertingkat dua dengan ukuran 17 x 12. Areal tanah sekitar 2070 meter

“Kami mengekspos kegiatan  pembangunan pesantren sebagai bentuk tanggung jawab kepada para donatur yang telah beramal jariyah, kita akui juga di tengah pandemi Covid kita mengalami kendala dalam menghimpun donasi,” kata Guru Muhari.

Bagi yang ingin beramal jariyah bisa secara langsung datang ke lokasi pesantren di Guntung Manggis.  atau via rekening Bank Kalsel Syariah atas nama Pesantren Raudhatul Muta’allimin Annahdliyah  dengan nomor  904.03.11.01150.8 dan Bank Syariah Mandiri Norek 713.691.7565 juga atas nama Pesantren Raudhatul Muta’allimin Annahdliyah.

Para dermawan juga dapat semampunya membantu pembangunan pesantren sesuai kemampuan masing-masing.

“Cukup masing-masing Rp 100 ribu maka bisa punya amal jariyah untuk bekal di akhirat kelak,” kata Guru Muhari.

Kepada para donatur yang telah menyumbang Muhari mengucapkan terima kasih sebenarnya. “Semoga amal jariyah para donatur dibalas Allah baik di dunia maupun di akhirat,” katanya.

Ponpes yang akan dibangun berbasis go green selaras dengan visi misi Pemprov Kalsel yaitu menciptakan sumber daya manusia yang agamis cerdas sehat dan terampil.

Sebenarnya Pesantren RMA sudah berdiri sejak setahun, namun sementara ini masih menggunakan rumah pribadi untuk proses belajar mengajarnya.

“Di Pesantren RMA selain diajarkan Tahfizh juga diisi dengan bahasa Arab dan pelajaran kitab kuning dengan materi adab dan akhlak, fiqh, tauhid dan lainnya,” katanya. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here