Pembangunan IPAL Domestik Cegah Pencemaran Lingkungan di Kawasan Darul Hijrah

0
618

Banjarbaru – Wakil Menteri LIngkungan Hidup dan Kehutanan Dr Alue Dohong didampingi Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA meresmikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan ekoriparian di Ponpes Darul Hijrah Putra Cindai Alus Martapura, Rabu (10/3) siang. Hadir dalam peresmian tersebut Dirjen PPKL Kementerian LHK Karliansyah, Wabup Banjar H Said Idrus, Plt Kadishut Kalsel Fatimatuzzahra dan Kadis LH Hanifah Dwi Nirwana serta segenap pimpinan Ponpes Darul Hijrah.

IPAL domestik beserta sarana MCK tersebut dibangun oleh Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK.

Menurut Alue Gohong, IPAL tersebut akan mengolah air limbah sarana MCK dan dapur di lingkungan pesantren Darul Hijrah. “Keberadaan IPAL adalah bagian dari pengendalian pencemaran air,” tambah Alue.

Sementara pembangunan ekoriparian dalam rangka upaya penataan sempadan sungai di kawasan Ponpes Darul Hijrah.
Berdasarkan data jumlah santri dan pengasuh di Ponpes Darul Hijrah berjumlah 2000-an orang. Potensi air limbah yang dihasilkan sekitar 200 M3 per hari.

“Apabila hal ini tak ditangani bisa menjadi potensi pencemaran lingkungan ke depannya,” kata Alue.

Sementara terkait pembangunan ekoriparian juga dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata sederhana, jogging track dan sarana pendidikan di area terbuka.

KH Zarkasyi Hasbi selaku pimpinan Ponpes Darul Hijrah mengucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan Kementerian LHK dalam mengendalikan limbah di lingkungan Ponpes. “Kami mewakili pihak Ponpes Darul Hijrah mengucapkan terima kasih atas bantuan Kemen LHK atas penanganan limbah air di lingkungan Ponpes,” ujarnya.

Usai peresmian, Wamen LHK dan Pj Gubernur Kalsel serta pejabat kepala dinas di Pemprov Kalsel melakukan penanaman bibit pohon ulin di sepanjang jalan kawasan Ponpes Darul Hijrah Putra. Ary

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini