Kawasan Bukit Batu Sei Luar Viewnya Keren

0
355


Banjar – Kawasan Bukit Batu Dusun Sei Luar Waduk Riam Kanan Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar punya view keren banget. Dikunjungi Jumat (12/3/2021) sore, kawasan Bukit Batu dikunjungi warga yang mayoritas anak muda.

Fasilitas mushalla nan megah berdiri di kawasan Bukit Batu Sei Liar

Penampakan view yang keren bak lukisan membuat kawasan yang berada di wilayah konservasi alam Tahura Sultan Adam ini didatangi berbagai kalangan. Apalagi di kawasan wisata ini sudah dilengkapi mushalla nan megah. 

Jalan di kawasan Bukit Batu juga sudah diaspal mulus. Ada beberapa gazebo disediakan untuk pengunjung bersantai. Tersedia dermaga juga di sana sehingga pengunjung bisa mendatangi Bukit Batu Sei Luar mengunakan kelotok dari dermaga Tiwingan Lama. 

Kelebihan Bukit Batu Sei Luar adalah pemandangan alamnya yang indah. Pasalnya lokasinya tepat di tepi waduk Riam Kanan.

Kita juga bisa menyaksikan berseliweran angkutan kelotok hilir mudik melewati kawasan tersebut.

Selain itu ada pemandangan bukit berbatu yang tak terlalu tinggi di sana. Bagi yang ingin menuju ke sana lewat darat dari arah Banjarbaru, bisa melewati jembatan Mandiangin Timur yang baru selesai dibangun. Setelah melewati jembatan belok kanan menyusuri jalan poros Banjar – Batulicin yang masih berbatu-batu.

Setelah sekitar 15 kilometer menyuruh jalan berbatu itu, nanti belok kanan saat melihat petunjuk di pinggir jalan poros. Setelah itu masuk kisaran 3 – 4 kilometer sampai lah di kawasan wisata Bukit Batu Sei Luar. 

Tak ada rumah penduduk di sana kecuali penjaga di pintu masuk.  Untuk masuk ke sana biayanya Rp 10 ribu per orang.

Wamen KLHK Alue Dohong saat berkunjung ke sana baru-baru tadi menilai Bukit Batu Sei Luar berpotensi tinggi untuk terus dikembangkan menjadi daerah wisata. “Saya menilai potensinya tinggi kita lihat sendiri keindahannya disini, bisa dikembangkan jadi ekowisata, wisata bahari, treking forest, dan wisata alam lainnya,” kata Wamen LHK Alue Dohong saat meninjau pelaksanaan Rehab DAS oleh IPPKH di Kawasan Bukit Batu Desa Sei Luar.

Apabila penanaman program rehab DAS telah menampakkan hasil, Alue yakin akan semakin memperindah kawasan Bukit Batu Sei Luar. Diakuinya tantangan pelaksanaan rehab DAS di Sei Luar adalah tanahnya yang banyak mengandung batu. Namun tanaman tetap bisa bertahan hidup dengan baik.

“Karena itu saya positif yakin pelaksanaan rehab DAS di Sei Luar ini dapat berhasil, apalagi saya lihat didukung dengan institusi kelembagaan yang baik dimana IPPKH selaku pelaksana rehab DAS terus memantau tanaman agar tetap hidup,” kata Alue Dohong. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here