Bantuan Benih Padi Lokal Diupayakan Dari Anggaran Tak Terduga

0
798

Banjarbaru – Bantuan benih padi jenis lokal bagi para petani yang sawahnya mengalami puso akan diupayakan segera turun. “Kita sudah upayakan agar Bakeuda Kalsel dapat segera mencairkan dana untuk bantuan benih lokal bagi petani yang sawahnya puso,” kata Kadis TPH Kalsel Syamsir Rahman, baru-baru tadi di Gedung Idham Chalid Banjarbaru.

Menurutnya bantuan benih lokal ini akan dialokasikan melalui anggaran biaya tak terduga di APBD Provinsi Kalsel. “Paling tidak hingga awal April nanti sudah bisa diberikan bantuan benih lokal bagi petani agar dapat meringankan biaya mereka untuk menanam kembali, bantuannya bentuk benih tak ada dalam bentuk uang di sini,” tegas Syamsir.

Bantuan benih lokal ini perlu segera dipercepat karena pertanian padi ini bergantung waktu masa tanamnya. “Kalau terlambat bantuannya maka masa tanam habis, maka jadi sia-sia, karena itu kita sudah sampaikan agar dipercepat pada Maret 2021 ini juga dapat didistribusikan bantuannya,” ujar Syamsir.

Itu untuk benih lokal, sementara untuk benih padi unggul bantuan sudah diberikan kepada petani dari Kementan RI. “Dari Kementan RI kan sudah membantu untuk mengganti benih unggul yang puso, bantuannya untuk area tanam seluas 50 ribu hektar,” kata Syamsir.

Sementara luasan area sawah padi di Kalsel yang Puso akibat banjir seluas 30 ribu hektar. “Ada flasi bantuan benih untuk luas 20 ribu hektar, ini untuk antisipasi benih yang sudah ditanam lagi mengalami serangan hama dan lain-lain,” kata Syamsir.

Masalah pangan menurutnya adalah masalah nomor satu yang harus segera dibenahi pasca terjadinya bencana. “Urusan pangan nomor satu yang perlu kita prioritaskan guna menjaga kestabilan produksi beras di Kalsel,” pungkas Syamsir. Ary

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini