Banjarbaru – Pemerintah provinsi Kalsel terus berupaya mengawal dengan ketat serta meningkatkan pengawasan proses pengadaan dan jasa. Untuk itu perlu dilaksanakan pengelolaan yang profesional pada setiap pengadaan barang dan jasa,” kata PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA dalam sambutan dibacakan Asisten II Setdaprov Kalsel Syaiful Azhary saat pelantikan pejabat fungsional di Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Kamis (18/3) siang.

Pejabat dilantik adalah Isna Wardhani ST MT selaku pejabat pengelola pengadaan barang dan jasa madya. Ia adalah pejabat fungsional Biro Pengadaan Barang dan Jasa yang ke 18 dilantik dalam setahun belakangan.

Dalam sambutannya, Safrizal berpesan kepada pejabat dilantik agar Berpegang teguh pada ajaran agama, jujur, bersih, mengedepankan kebenaran serta  etika birokrasi dan profesi saat bertugas. “Pengadaan barang dan jasa adalah bagian penting Good Governance, untuk itu bekerja secara secara profesional dan sesuai aturan,” tambah Safrizal. Menurutnya, pengadaan  barang dan jasa berperan vital bagi mendukung kegiatan pembangunan baik infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, semua akan bersentuhan dengan pengadaan batang dan jasa.

Untuk itu perlu peningkatan SDM dan sistem kelembagaan kuat agar penyelenggaran pengadaan barang dan jasa berjalan efektif, efisien dan akuntable. “Tingkatkan kompetensi dan dedikasi serta berinovasi dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa serta  dalam rangka percepatan kinerja,” pesan Safrizal dalam amanat tertulis.

Karo Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel Dr Rahmaddin MY usai pelantikan mengatakan dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa, Pemprov Kalsel telah mendapatkan berbagai penghargaan seperti Government Procurement Award pada Tahun 2020, dan peringkat 4 nasional dalam seleksi pengelola pengadaan batang dan jasa secara nasional oleh LKPP. Kemudian juga menjadi pilot project oleh Kementerian LHK sebagai pengelolaan pengadaan barang dan jasa yang berbasis aspek sosial dan lingkungan. 

“Pengelolaan barang dan jasa Pemprov Kalsel juga telah menjalankan program digitalisasi,” kata Rahmaddin.

Pengelola pengadaan barang dan jasa Pemprov Kalsel juga bukan saja melaksanakan tender pekerjaan pengadaan tapi sekarang juga sudah melakukan pendampingan ke instansi lain seperti KPU Kalsel dan Polda Kalsel. “Untuk itu kita juga menerima sertifikat penghargaan Center of excellent dari pemerintah pusat,” pungkas Rahmaddin. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here