Terkait Kerusakan Jalan di Gampa Asahi, Pj Gubernur Rapat Dadakan di Teras Rumah Warga

0
462

Batola – Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA bersama rombongan menggelar rapat dadakan di salah satu teras rumah warga Gampa Asahi Kecamatan Rantau Badauh Batola,Jumat (19/3) malam lalu. Hal ini ia lakukan di sela kegiatan peninjauan atas kerusakan jalan di Gampa Asahi dan Jembatan Alalak Satu yang merupakan jalur vital penghubung Batola dengan Banjarmasin.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Pj Wabup Batola Rahmadian Noor,  Kadishub Kalsel Rusdiansyah, unsur Muspida dan tokoh masyarakat setempat.

Rapat mencari solusi atas kerusakan jalan di wilayah Gampa Asahi. Pasalnya jalan tersebut jalur vital penghubung Marabahan – Banjarmasin. Kerusakan ditengarai akiba setiap harinya jalan dikawasan tersebut dilintasi truk truk untuk menuju pelabuhan fery. 

Dari rapat dadakan yang dilaksanakan di teras rumah warga itu diperoleh 3 kesimpulan krusial dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat. Bagi rumah-rumah yang terdampak akibat getaran angkutan truk-truk berat yang melintas seperti retak dinding beton dan lantai keramik serta plafon rusak dipersilahkan mengirim data pemilik rumah disertai foto-foto kepada kepala desa. Selanjutnya data-data tersebut dikirim ke BPBD Provinsi Kalsel untuk diambil langkah penanganan selanjutnya.

Terhadap keberadaan Jalan Gampa Asahi dinyatakan selama menunggu perbaikan yang dimulai Juni 2021 maka perawatan rutin dilakukan pihak BPJN berupa pengurukan di titik-titik yang mengalami kerusakan. Dan pemeliharaan jalan yang sudah diuruk akan dikoordinasikan camat dengan pihak BPJN.

Menyangkut permintaan Pemkab Batola agar truk-truk yang melintas dilakukan pembatasan tonase dan pengaturan jam melintas akan menunggu surat keputusan dari pihak provinsi yang ditindaklanjuti oleh Dishub Provinsi Kalsel bersama Polda Kalsel dan Balai Transportasi Darat.

Menurut  Safrizal perlu dilakukan penanganan darurat atas kerusakan di ruas jalan Gampa Asahi. Ini dilakukan agar jalur distribusi perdagangan dan arus lalu lintas kegiatan ekonomi dapat tetap berjalan dengan lancar.  “solusinya kita instruksikan agar menyiagakan alat berat dan material di ruas jalan Gampa Asahi untuk penanganan darurat agar menjamin kelancaran arus lalu lintas ekonomi,” kata Safrizal.

Selain memantau jalan Gampa Asahi, Pj Gubernur juga melihat langsung kondisi jembatan Alalak 1 yang juga mengalami kerusakan aspalnya. Jembatan Alalak 1 merupakan penghubung antara Batola dan Banjarmasin.
Sebelumnya, DPRD Provinsi Kalsel juga mengadakan Rapat Dengar Pendapat bersama pihak-pihak terkait seperti BPJN, BPTD, Dishub Kalsel, Dinas PU Kalsel, dan Asosiasi Angkutan Truk Logistik, Rabu (17/03/2021).
Dari pembahasan yang dilaksanakan diperoleh poin-poin penting penyelesaian di antaranya yang paling krusial terkait permintaan dibukanya jembatan Alalak 1 (lama) sebagai salah satu alternatif mengurai kemacetan di Handil Bakti.
Dalam pembahasan juga diungkapkan kondisi Jalan Cemara Ujung Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin akan dilakukan pengerjaan perbaikan dalam waktu segera dan lelangnya sudah dilaksanakan.
Sementara menyangkut jalan negara ruas Handil Bakti – Marabahan – Margasari, tepatnya di Desa Gampa Asahi, dalam kontrol BPJN Kalimantan dan apabila ada kerusakan akan ditutupi sementara dengan agregat.
“Berdasarkan keterangan pihak BPJN jalan itu segera akan ditingkatkan dan saat ini lelang proyek sudah selesai berakhir Februari lalu. Kita minta adanya percepatan proses kontak sehingga pengerjaan konstruksi permanen segera dilaksanakan,” tutur anggota DPRD Provinsi Kalsel Dapil Batola, Fahrin Nizar.
Selain itu, lanjutnya, pihak juga mendesak percepatan pengerjaan Jembatan Materaman (Kabupaten Banjar) agar kepadatan lalu lintas di Jalan A Yani ke Hulu Sungai kembali norma sehingga kepadatan jalan Handil Bakti – Marabahan – Margasari yang perbaikannya selesai akhir April 2021 bisa berkurang.
“Kami mengharapkan dukungan semua pihak agar apa yang menjadi keputusan ini segera bisa terwujud,” harap Nizar. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here