BANJARBARU – Para pelaku usaha di bidang perkebunan dan peternakan Kalsel mengikuti Sosialisasi dan Edukasi Keuangan usaha perkebunan dan peternakan secara daring, Kamis (25/3) siang. Kegiatan diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan. 

.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari tugas pokok OJK, yaitu perlindungan konsumen melalui kegiatan edukasi keuangan kepada masyarakat dan mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.

.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Prov. Kalsel, Suparmi sebagai salah satu narasumber menyampaikan materi tentang Upaya dan Program Pembinaan/Bantuan Dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha Petani/Pekebun Menghadapi Pandemi Covid-19 dan Pasca Bencana Banjir. 

.

Dalam paparannya, Kadisbunnak Suparmi menjelaskan beberapa upaya dalam menstabilkan ekonomi nasional dalam bidang perkebunan dan Peternakan. Seperti melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Peremajaan Karet Rakyat, mengusulkan dan mendorong percepatan KUR Karet melalui Bank – Bank penyalur KUR seperti Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri dan Bank Kalsel. “Kemudian menyediakan dana pinjaman tanpa bunga/subsidi bagi pelaku usaha, penguatan Unit Pengolahan Pemasaran Bokar (UPPB), Bimbingan Teknis dan Sekolah Lapang Perlindungan Tanaman dan Penanganan Pasca Panen, serta Pola Sistem Usaha Tani Perkebunan Rakyat Diversifikasi Integratif (Pola SUPRA-DIN),” papar Suparmi. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here