Banjarbaru – Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA  menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Senin (29/3) di kantor perwakilan BPK RI, Banjarbaru.

Menurut pria kelahiran Aceh tersebut, LKPD yang dibuat dalam kondisi kedaruratan bukan berarti mengurangi tranparansi dan akuntabilitas. 

“LKPD ini dibuat dalam kondisi darurat, bukan berati mengurangi transparansi dan akuntanbilitas, Pemda beberapa kali melakukan refocusing, kualitas penyajiannya tidak boleh diturunkan,” katanya. 

Safrizal mengatakan, hasil pemeriksaan atas LKPD akan disampaikan paling lambat 60 hari setelah laporan diterima.

Ia juga menilai kinerja pelaporan keuangan pemerintah daerah di Kalsel cukup baik. Hal ini mengacu dengan adanya pelaporan keuangan pemerintah di Kalsel yang meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) berkali-kali.

‚ÄúSecara umum, pemerintah daerah di Kalimantan Selatan termasuk yang baik dalam laporan keuangan,terbukti ada daerah yang sudah 5 sampai 7 kali menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel M Ali Asyhar menjelaskan, Pemerintah Daerah berkewajiban melaporkan keuangan setiap tahun kepada DPRD. Sebelum disampaikan ke dewan tersebut, maka wajib diperiksa dahulu oleh BPK. 

Dikatakanya, pemeriksaan BPK atas LKPD bertujuan memberikan opini atau pendapat atas tingkat kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan.

Pemeriksaan didasarkan pada 4 kriteria, yaitu kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern.

Selain pemeriksaan atas LKPD, BPK juga melakukan pemeriksaan Long Form Audit Report yaitu pemeriksaan yang memadukan pemeriksaan keuangan dengan pemeriksaan kinerja yang dilakukan terhadap aspek ekonomi, efisiensi, serta efektitivas atas pengelolaan keuangan daerah.(Syh/Adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here