Banjarmasin – Tim Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memastikan bakal mengirimkan tim untuk memberikan bimbingan penyelamatan arsip pasca bencana alam kepada ASN atau pejabat terkait di Kalsel. Kepastian ini setelah ANRI mengirim surat balasan atas permohonan Dispersip Kalsel yang dikirim 17 Maret 2021 lalu.

Dalam surat tertanggal 26 Maret 2021, ANRI akan mengirim 4 tenaga arsiparis mulai tingkatan madya, penyelia, muda hingga terampil sebagai narasumber dalam kegiatan bimtek tersebut.

Dispersip Kalsel selaku penyelenggara menjadwalkan giat Bimtek penyelamatan arsip pasca bencana pada 5 sampai 7 April 2021. Kegiatan akan berlangsung sehari di Hotel Fave Banjarbaru, dan dua hari di Depo arsip Perpustakaan Palnam Banjarmasin.

Kadispersip Kalsel Hj Nurliani mengatakan kegiatan Bimtek penyelamatan Arsip akan diikuti perwakilan lembaga kearsipan daerah kabupaten/kota se Kalsel dan SKPD lingkup Pemprov Kalsel. “Ide kegiatan Bimtek ini bermula ketika kita menyelenggarakan webinar sosialisasi penyelamatan arsip pasca bencana alam pada pertengahan Maret lalu, kemudian kita mengirim surat ke ANRI untuk kesediaan jadi narasumber, Alhamdulillah surat kita dibalas dengan persetujuan oleh ANRI,” kata Nurliani, Selasa (30/3) siang.

Kegiatan webinar penyelamatan arsip yang digelar Dispersip beberapa waktu lalu bukan sekedar gagah-gagahan saja. “Jadi kita membuktikan webinar penyelamatan arsip kemaren bukan gagah-gagahan saja tapi kita tindaklanjuti dengan mengundang ANRI memberikan Bimtek bagi ASN/pejabat di Kalsel yang menangani bidang kearsipan di instansinya masing-masing,” kata Nurliani.

Untuk itu, Nurliani juga berterima kasih kepada pihak ANRI khususnya kepada Plt Deputi Bidang Konservasi Arsip Dra Multi Siswati MM beserta jajaran atas atensi untuk penyelenggaran Bimtek penyelamatan arsip di Kalsel. “Tidak semua provinsi diberi dapat kesempatan menggelar Bimtek dengan didukung ANRI, karena itu kita patut bersyukur,” pungkas Nurliani. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here