Salah satu air terjun yang cukup terkenal di Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Pasuruan adalah Air Terjun Kakek Bodo. Selain keindahan alam yang disajikan, air terjun ini semakin dikenal karena adanya legenda yang menyelimutinya. 

Pada zaman kolonial, kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan adalah tempat berlibur bagi para pegawai Belanda. Dikisahkan bahwa di sekitar lokasi dulunya ada sebuah keluarga Belanda yang mempekerjakan seorang kakek di rumah mereka, hingga suatu hari sang kakek memilih untuk meninggalkan keluarga tersebut untuk bertapa di hutan dan meninggalkan hal-hal yang bersifat duniawi.

Keputusan itu membuat keluarga Belanda tersebut marah dan bertindak semena-mena dengan menyebut sang kakek bodoh atau bodo, karena memilih untuk bertapa ketimbang bekerja bersama mereka dengan fasilitas yang cukup baik pada masa itu.

Setelah bertapa, sang kakek dianugerahi kesaktian yang kemudian dia gunakan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Sang kakek tersebut akhirnya meninggal dunia di tempat pertapaannya, dan dia dimakamkan di lokasi tersebut, yang mana tidak jauh dari Air Terjun Kakek Bodo.

Rute Menuju Air Terjun Kakek Bodo

Air terjun setinggi 40 meter ini terletak di Desa Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, atau sekitar 75 km dari pusat Kota Surabaya, ibu kota Jawa Timur. Untuk menuju ke lokasi, para wisatawan yang datang dari Surabaya bisa menggunakan bus umum jurusan Malang, dan kemudian turun di depan Masjid Muhammad Cheng Hoo, Pandaan. Kemudian perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan pedesaan colt atau pun L-300 jurusan Tretes-Prigen, dan turun di depan pintu masuk wisata Air Terjun Kakek Bodo.

Bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi, disarankan untuk mengecek kondisi rem terlebih dahulu sebelum berangkat, karena akan menemui beberapa kali tanjakan dan turunan yang cukup curam.

Trek Menuju Air Terjun Kakek Bodo

Setelah sampai di depan pintu masuk, para wisatawan harus membeli tiket masuk Rp20 ribu per orang. Setelah itu, para wisatawan harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki kurang lebih sejauh 1,5 km melalui jalan setapak. Akses menuju ke air terjun sudah sangat memadai, bahkan di kanan kiri jalan sudah terdapat toilet dan juga kios-kios penjual minuman atau pun makanan ringan. Ada juga beberapa taman bunga serta wahana permainan anak-anak.

Dalam perjalanan, Anda akan melewati jembatan dengan cat yang berwarna-warna di atas sungai yang jernih sekaligus berbatu. Pada beberapa kesempatan juga terlihat burung-burung liar yang berkeliaran di sekitar sungai untuk mencari makan. Anda juga akan melewati makam dari Kakek Bodo, yang berada tepat di bawah pohon beringin dengan ukuran sedang.

Pesona Air Terjun Kakek Bodo

Air Terjun Kakek Bodo memiliki air yang sangat jernih sekaligus menyegarkan, yang berasal dari aliran Sungai Kaligetik, yang bersumber langsung dari mata air Gunung Arjuno. Tepat di bawah air terjun terdapat sebuah kolam alami dengan kedalaman sekitar 1 meter, yang biasanya digunakan para wisatawan untuk bermain air. Akan tetapi jika musim hujan tiba, para wisatawan dilarang untuk mendekati kolam alami tersebut, karena dikhawatirkan ada batu atau batang pohon yang jatuh dari atas air terjun.

Untuk wisatawan yang datang dari luar kota, mereka akan dimanjakan dengan banyaknya hotel atau pun villa di sekitar Prigen. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here