Sensasi Susur Rawa Swargaloka Sembari Menikmati Pesona Pedesaan HSU

0
496

Amuntai – Susur rawa Swargaloka merupakan objek wisata baru di Desa Pulantani dan Desa Tambak Sari Panji Kecamatan Haur Gading HSU. Wisata ini baru resmi dibuka sekitar Bulan Mei 2021, dan diproyeksikan jadi destinasi wisata andalan HSU.

Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA dan istri serta rombongan Pemprov Kalsel saat mengunjungi kawasan wisata ini Sabtu (7/8) untuk penanaman pohon, juga menyempatkan  merasakan sensasi susur kawasan rawa luas pedesaan HSU ini.

Kawasan wisata rawa Swargaloka ini berada diantara dua sungai yaitu Sungai Tabalong di sebelah Timur dan Sungai Barito di sebelah Barat. 

Perjalanan yang ditempuh dengan perahu mesin bermuatan  maksimal 2 penumpang itu melewati hamparan dataran rendah yang ditumbuhi tanaman purun. Pj Gubernur Kalsel mengagumi keindahan alam rawa di pedesaan. HSU.

Menurut Safrizal, HSU  salah satu daerah yang unik di Kalsel. Karena banyak memiliki rawa dan  cukup sulit  mengelolanya. 

Namun  berpotensi jika bisa dioptimalkan, karena rawa sekaligus menjadi area penampungan air yang bermanfaat bagi daerah sekitar.

Safrizal mengimbau agar masyarakat  mengelola sungai atau rawa dengan baik, apalagi dilakukan penataan agar terlihat indah, sehingga dapat menjadi daya tarik wisatawan.

Ia tak lupa mengapresiasi kerjasama masyarakat di lima desa di Kecamatan Haur Gading, sehingga dapat dikelolanya Wisata Swargaloka. 

Untuk diketahui, di kawasan wisata rawa tersebut juga terdapat Pondok pantau api Swarga Loka setinggi sekitar 5 meter di permukaan rawa sehingga memungkinkan wisatawan untuk  melihat seluruh kondisi hutan dan hamparan kebun purun. 

Panorama wisata ini juga sangat cocok bagi wisatawan untuk berswafoto dengan latar belakang hutan dan kebun purun.

Untuk menuju dermaga susur Rawa Swargaloka, pengunjung melewati tititan dari papan yang kanan kirinya merupakan lahan pertanian hijau dan ditanami beberapa pohon besar.

Bagi pengunjung yang tidak berani mengendarai sepeda motor sendiri bisa diantar oleh pengelola objek wisata sehingga tak perlu khawatir. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here