Pemprov Kalsel Datangkan Puluhan Ton Oksigen

0
450

Banjarmasin – Pemprov Kalsel terus bekerja keras dalam upaya penanganan pasien Covid 19 yang tersebar di berbagai rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta. Salah satu terobosan membuahkan hasil yaitu mendatangkan pasokan oksigen sebanyak 80 ton dari Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Saat ini kapal LCT pengangkut oksigen sebanyak 80 ton sedang di laut lepas menuju pelabuhan Banjarmasin, direncanakan kalau tak ada kendala Insya Allah dalam waktu 4 sampai 6 hari baru dapat berlabuh di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin,” kata Pj Gubernur Safrizal ZA di Kantor Setdaprov Kalsel Banjarbaru, Selasa (10/8) sore.

Ditambahkan Safrizal, pengiriman pasokan oksigen dari Konawe ke Kalsel via laut tak bisa cepat. “Karena faktor cuaca di laut yang sedang tak mendukung, maka pelayaran perlu waktu ekstra,” katanya.

Oksigen tersebut dimuat dalam 4 isotank masing-masing 20 ton. “Isotank yang kita gunakan adalah bantuan dari SKK Migas, sementara kapal LCT untuk pengangkut kita sewa,” kata Safrizal.

Diterangkannya, oksigen tersebut diperuntukkan untuk keperluan medis perawatan pasien Covid di rumah sakit. “Kalau dihitung, dengan 80 ton oksigen tersebut kita dapat bertahan mencukupi kebutuhan medis penanganan pasien Covid selama 10 hari, perhitungan itu apabila positive rate Covid masih seperti sekarang,” kata Safrizal.

Dengan pasokan 80 ton oksigen tersebut diharapkan masyarakat dapat merasa aman karena kebutuhan pihak rumah sakit dalam menangani pasien terpapar Covid dapat terpenuhi.

Safrizal juga mengingatkan untuk melakukan antisipasi penyebaran Covid dari hulu hingga ke hilir. Mulai dari penekanan penerapan prokes di kelompok atau komunitas, giat 3T, hingga penanganan maksimal di rumah sakit, para Nakes dan bersinergi dengan Forkopimda.

Sebanyak 69 persen terpapar Covid 19 di Kalsel dilaporkan menjalani isolasi mandiri (Isoman). “Sedangkan dirawat di rumah sakit mencapai 16 persen, dan untuk isolasi terpadu hanya 13 persen,” papar Safrizal.

Ia juga mengingatkan perkembangan kasus Covid-19 belakangan ini tumbuh luar biasa, sehari bisa mencapai 900 orang positif. Padahal periode Februari-Juli hanya berkisar 50 – 150 kasus. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here