Innalillahi, Guru Ridwan Kapuh Wafat

0
980

Kandangan – Innalillahi wa Innailaihi raji’un, ulama kharismatik  Kalimantan Selatan sekaligus Ketua MUI Hulu Sungai Selatan KH Muhammad Ridwan Baseri bin KH Baseri atau akrab disapa Guru Kapuh dikabarkan meninggal dunia, Rabu (11/8/2021) pagi.

Kabar itu datang dari pesan singkat berantai melalui Whatsapp Grup yang mengabarkan kabar duka telah berpulangnya ulama kebanggaan masyarakat HSS dan Kalsel ini.

Kabar duka ini sontak membuat jemaah beliau di media sosial instagram turut ramai mengabarkan kabar ini, termasuk akun majelis-majelis Kalsel turut mengabarkannya.

Info yang dihimpun, Guru Kapuh meninggal setelah sebelumnya harus dirawat beberapa hari di Rumah Sakit Hasan Basri Kandangan. Beliau meninggal dalam usia 55 tahun. 

KH Muhammad Ridwan, lahir di Desa Kapuh pada tanggal 7 Januari 1965, ayahnya bernama H Hasan bin Baseri, ibunya bernama Hj Jauhar binti H Athaillah bin H Abdul Qadir bin H Sa’duddin atau H Muhammad Tayyib Taniran (Datu Taniran) bin HM As’ad bin Puan Syarifah binti Syekh H Muhammad Arsyad Al Banjari.

Sejak kecil ia telah dididik oleh orangtuanya dengan pendidikan agama, baik secara langsung oleh orangtuanya sendiri maupun melalui guru mengaji yang ada di desa tempat tinggalnya.

Orangtuanya dikenal masyarakat sekitar sebagai tokoh yang sering memberikan ceramah dan khutbah, sehingga masyarakat menyebutnya dengan Tuan Guru H Hasan Baseri.

Selain cerdas ia juga merupakan anak yang sangat menaati kepada orangtua, salah satu bukti kepatuhannya ia tidak membantah pilihan sekolah yang diarahkan orangtua, sehingga di setiap sekolah yang ia masuki, ia manfaatkan untuk menimba ilmu dengan sebaik-baiknya.

KH Muhammad Ridwan Baseri menikah dengan Hj Nailah. Dari pernikahannya ini ia dikaruniai lima orang anak, dua laki-laki, tiga perempuan yaitu : Ahmad Fauzan, Khafifah, Khalilah, Rahel Maryam dan Muhammad Ihsan Zaini. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here