Harjad Kalsel 71 Berlangsung Sederhana

0
213

Banjarmasin – Meski digelar sederhana dan masih dalam suasana pandemi covid 19, Peringatan Hari Jadi  (Harjad) Provinsi Kalimantan Selatan Ke-71, di Mahligai Pancasila, Sabtu (14/8/2021), berlangsung  berlangsung khidmat.

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA mengatakan,  ini tahun kedua melaksanakan peringatan hari jadi dengan cara yang sederhana dan terbatas.

Berbagai kegiatan yang biasanya merangkai hari jadi Provinsi Kalimantan Selatan ditiadakan untuk mencegah dan menghindari penularan coid-19, yang saat ini penularannya begitu mengkhawatirkan.

“Peringatan hari jadi ini menjadi momentum untuk meningkatkan semangat persatuan, persaudaraan dan kegotong royongan dalam membangun banua, sekaligus semangat kepedulian untuk berjuang bersama dalam menangani pandemi covid-19 di Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Ia menambahkan, meskipun peringatan hari jadi provinsi yang ke-71 ini secara sederhana dan terbatas, namun makna, kesan dan pesan dari peringatan ini tetap kita rasakan.

Makna dan pesan kesyukuran atas keberhasilan provinsi kalimantan selatan dalam melaksanakan pembangunan secara berkelanjutan.

“Poin kesyukuran ini adalah nilai tertinggi dan substansi utama dari kesan hari jadi yang kita peringati. Dengan bersyukur inilah, Allah akan menambah nikmat dan anugerahnya di bumi kalimantan selatan, karena inilah janji allah bagi orang-orang yang bersyukur atas pemberiannya,” ucapnya.

Safrizal menuturkan, banyak pembangunan telah dilakukan yang bertujuan untuk rakyat.

Mulai dari membangun jalan, jembatan, perbaikan jalan yang rusak di berbagai wilayah, membangun sekolah-sekolah,  membangun bendungan, meningkatkan pelayanan kesehatan, bantuan sosial untuk rakyat misikin, pemberdayaan sektor umkm, menjaga ketahanan pangan dan lain sebagainya.

“Semua kita hadirkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Apalah artinya pembangunan, jika rakyat tidak merasakannya. karena itu, saya mengingatkan kepada seluruh jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, agar rakyat harus mendapat perhatian utama. Rakyat memang sepantasnya mendapat pelayanan dan pengayoman yang sebaik-baiknya dari kita semua,”katanya.

Disamping itu, ditengah upaya bergerak cepat untuk membangun kalsel dan mensejahterakan rakyat.

Safrizal mengatakan, sekarang dihadapkan dengan tantangan yang sangat besar dari pandemi covid-19, yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir hingga satu setengah tahun ini yang berdampak telah menimbulkan masalah kesehatan, ekonomi hingga permasalahan sosial.

“Namun bagi urang banjar, tak pernah ada kata menyerah dalam melawan pandemi ini. semangat kita tak pernah goyah dengan keteguhan berpegang pada semboyan “haram manyarah waja sampai kaputing”,”kata Safrizal.

Ia menuturkan, sebagai upaya dan ikhtiar untuk memutus mata rantai penularan covid-19 akan terus memperbaiki kekurangan dan kelemahan dalam penanganan pandemi.

Caranya baik dalam penerapan protokol kesehatan, program vaksinasi, penyaluran bantuan sosial maupun pemulihan ekonomi.

“D isamping itu, kita sangat mengharapkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap bahaya pandemi ini. jika masyarakat disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Menjaga jarak, menghindari kerumunan dan menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih, maka pandemi ini akan segera cepat teratasi,”ucapnya.

Ia mengajak melalui momentum ini bergerak untuk membangun banua. Banyak agenda dan program pembangunan untuk dianjutkan. sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar ditingkatkan.

“Momentum hari jadi ini kita jadikan inspirasi untuk membangun banua secara bersama. Mari kita maknai tema “rukui hajat, gawi basumangat, banua harat”, sebagai spirit kita untuk  menyongsong perjalanan provinsi kalimantan selatan yang lebih maju, lebih baik, lebih sejahtera, serta kehidupan rakyat yang berkemakmuran,” pungkasnya. (End/ADPIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here