Pelaihari – Wisata Taman Permana berada di wilayah RT 5 Desa Telaga, Kecamatan Pelaihari.

Taman ini merupakan lahan pribadi milik warga setempat yang dijadikan sebagai tempat pengembalaan sapi yang kemudian dibuka untuk umum. Dengan luas area sekitar empat hektare berupa dataran tinggi yang dilengkapi pepohonan kayu hutan dan pohon buah, menjadi pemandangan segar. Ditambah permukaan tanah yang dibalut rerumputan terpotong pendek karena tiap hari menjadi makanan puluhan ekor sapi. 

Setelah tempat ini dijadikan tempat wisata, penggembalaan sapipun dipindah tempatkan.

Taman Permana Pelaihari menyajikan pemandangan alam yang sangat indah. Mirip taman-taman di Eropa, sehingga langsung menjadi daya tarik wisatawan. Letaknya pun strategis berada di tepi jalan raya. 

Rerumputan yang menjadi ‘permadani’ di Taman Permana mendominasi sehingga sejauh mata memandang tersaji hamparan rumput yang menghijau ranum. Pepohonan besar tumbuh menyebar memayungi kawasan setempat sehingga suasananya menjad teduh dan udara pun terasa begitu segar. Di antaranya berderet rapi memanjang menjelma bak pagar alam yang elok.

Luasnya padang rumput itu saja telah mampu melegakan jiwa raga pengunjung. Apalagi juga ada beberapa fasilitas lainnya yang makin menguatkan keindahan alam setempat. Setidaknya di sisi utara ada dataran tinggi dan pada bagian puncaknya dilengkapi jembatan kayu sepanjang sekitar enam meter. Bagian bawah jembatan bukan sungai melainkan jalan dan taman sehingga sepintas ala flyover.

Jarak tempuhnya dari Banjarmasin sekitar 1,5 jam naik mobil. Jika dari Kota Pelaihari hanya 15 menit, tergantung kecepatan masing-masing. Jika dari arah Kota Pelaihari, lokasi destinasi Taman Permana yang terletak di Desa Telaga ini berjarak sekitar 4 km saja dan terletak di posisi sebelah kanan jalan menuju ke Pantai Takisung. Begitupun sebaliknya, jika dari arah Pantai Takisung menuju ke Kota Pelaihari atau ke Kota Banjarmasin atau Kota-kota lain di Kalimantan Selatan.

Biaya parkirnya Rp 5.000 per orang dan jika menginap Rp 10.000 per orang. Fasilitas yang ada saat ini masih terbatas yakni tiga pintu toilet, dua unit gazebo, jembatan untuk swafoto. Beberapa bangku sederhana, taman bunga, dan tempat parkir yang luas berkapasitas ratusan unit roda empat. Di dekat pintu masuk ada area khusus permainan anak-anak, namun masih terbatas. Untuk kuliner pun masih terbatas dan hanya dibuka saat akhir pekan saja. 

Pengunjung yang datang memiliki tujuan yang beragam. Ada yang sekedar ingin menikmati segarnya udara dan pemandangan yang hijau untuk berfoto-foto di sekitaran taman ini. Ada yang ingin berkemah bersama teman dan keluarga, namun diizinkan secara terbatas saja antara 10-20 orang. Kalau lebih dari 20 orang, harus lapor pemerintah desa dulu. Tempat ini juga sering dijadikan para pasangan yang ingin menikah untuk berfoto prawedding. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here