Siap Diajukan ke UNESCO, Ini Kelebihan Geopark Meratus

0
254

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalsel optimis Geopark Meratus bakal diakui sebagai UGG (UNESCO Global Geopark) oleh UNESCO. 

“Kita tentu optimis Geopark Meratus akan diakui UNESCO, karena geosite yang kita ajukan memiliki bebatuan yang umurnya lebih tua dibandingkan daerah lain di Indonesia,” kata Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira, Kamis (16/12) lalu di Banjarbaru.

Contohnya bebatuan di Geopark Meratus lebih tua dibandingkan bebatuan di kawasan Gunung Sewu di Pulau Jawa yang telah lebih dulu diakui sebagai UGG. “Bebatuan di Geopark Meratus hasil kejadian 200 juta tahun lalu, jenis batunya oviolit makanya temanya adalah hamparan oviolit tertua di Indonesia,” terang Fajar.

Keunikan lain bebatuan tersebut ditumbuhi hutan hujan (Rain Forest) sehingga jenisnya namanya serpentinit. “Serpentinit hanya  ada tiga di dunia yaitu di Geopark Meratus, Pegunungan Jaya Wijaya Papua dan Pegunungan Himalaya Nepal,” kata Fajar.

Keunikan lain adalah pendulangan Intan Pumpung hasil tekanan kuat karbon sehingga berubah jadi berlian yang hanya ada di Kalimantan dan Papua. “Begitu juga di Geosite lain yang diajukan punya keunikan masing-masing ,” kata Fajar.

5 GeositeGeopark Meratus yang diajukan ke UNESCO adalah Geosite Tahura Sultan Adam di Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, Geosite Tanjung Dewa di Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut, Geosite Gunung Besar di Desa Batu Besar Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Geosite pendulangan Intan Pumpung Desa Sei Tiung Kecamatan Cempaka Banjarbaru dan terakhir Geosite Pantai Sekoyang Desa Semisir Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru.

Sebenarnya ada Lebih dari 70 Geosite di Geopark Meratus, namun tahap pertama 5 Geosite diajukan. “Kita sudah membuat dokumen rinci dan pengelolaan dengan baik oleh masyarakat serta bisa menjelaskan sejarah kejadian Geosite tersebut,” kata Fajar.

Pemprov juga sedang membangun pusat informasi Geopark di Tahura Sultan Adam. “Pada Bulan April 2022 akan kita ajukan ke UNESCO,” kata Fajar.

Adapun manfaat bila Geopark Meratus sebagai UGG adalah untuk menyelamatkan pegunungan Meratus dari pemanfaatan secara ekonomi tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan. Kedua akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat karena akan menjadi ekowisata yang dikelola masyarakat.

“Selain itu akan bernilai edukasi bagi khususnya generasi muda sekaligus jadi lokasi penelitian, kita beruntung punya keunikan Geopark Meratus yang bisa kita ceritakan,” ujar Fajar. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here