Banjarmasin – Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan (Kalsel) berharap pada tahun 2022 mendatang banyak desa wisata di Kalsel bisa mengikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, M Syarifuddin mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk mengembangkan pariwisata berbasis desa wisata agar bisa bersaing di tingkat nasional.

“Pada tahun 2021 ini satu desa wisata kita yakni Desa Wisata Pagatan Besar, Kabupaten Tanah Laut berhasil masuk 300 besar pada penganugerahan ADWI Kemenparekraf RI. Bahkan Menparekraf memberikan apresiasi langsung kepada pengelola Desa Wisata Pagatan Besar pada bulan September lalu saat kunjungan kerjanya ke Kalsel,” kata Syarifuddin, Banjarmasin, Selasa (28/12/2021).

Syarifuddin menuturkan, salah satu desa wisata yang dikembangkan Dinas Pariwisata Kalsel pada tahun 2021 ini adalah Desa Wisata Panjaratan, yang dikenal dengan susur sungai Lok Serapang dan salah satu habitat bekantan, hewan endemik asli Kalimantan.

“Desa Panjaratan memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Selain susur sungainya, di desa ini masih banyak terdapat bekantan, mereka bahkan tidak tergganggu dengan kehadiran manusia,” tutur Syarifuddin.

Lebih jauh, Dinas Pariwisata Kalsel menargetkan untuk mengikutsertakan ratusan desa wisata pada penghargaan ADWI yang diselenggarakan oleh Kemenparekraf ini.

“Untuk tahun 2021 ini tadi kita mengikutkan 26 desa wisata, semoga kedepannya kita bisa mengikutkan ratusan desa wisata yang ada di Banua,” tukas Syarifuddin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here