Pakuwojo Kalsel Gelar Wayang Kulit, Paman Birin : Obati Kerinduan Masyarakat

0
221

Banjarmasin – Paguyuban Kulowargo Jowo (Pakuwojo) di Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Sabtu malam (7/1) mengelar pentas seni dan budaya.

Pagelaran seni budaya yang ditampilkan adalah wayang kulit semalam suntuk dengan tema atau edukasi berkaitan kebiasaaan baru atau new normal.

Pertunjukan di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin yang dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor turut ini, mendatangkan dalang Ki Mulyono Purwo Wijoyo asal Klaten yang memboyong puluhan kru pemain musik dan para sinden.

Pagelaran pun diselanggarakan dengan penerapan protokol kesehatan ketat yakni penonton wajib menunjukan keterangan tanda vaksin, memakai masker selama pertunjukan, tidak boleh bersalaman langsung, menjaga jarak, dan membersihkan tangan dengan hand sanitizer yang sudah disediakan panitia.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan, pagelaran semacam ini memang cukup lama tidak disaksikan karena masyatakat berada dalam pandemi covid 19 yang melanda dunia hingga sekarang, termasuk Indonesia.

Pagelaran wayang kulit bagi pecinta budaya tradisional ini, terasa spesial dan mengobati kerinduan yang cukup lama.

“Budaya ini melahirkan seni keindahan yang disenangi banyak orang,” ujar Paman Birin, sapaan Gubernur Sahbirin Noor.

Paman Birin mengatakan, pihaknya sangat konsen dengan pengembangan budaya dari masyarakat atau suku mana pun.

Paman Birin mengimbau agar masyarakat tidak takut dengan Covid 19 atau varian Omicron yang saat ini muncul, tapi tetap bersikap tenang menghadapinya, tidak cemas berlebihan dan menjaga diri melalui protokol kesehatan serta tidak mengucilkan orang yang terpapar virus.

“Semoga apa yang kita lakukan malam ini memberikan manfaat, ” ujarnya.

Panitia pelaksana, Supardi SE dalam laporannya mengatakan, selama dua tahun terakhir, aktivitas seni dan budaya seperti pertunjukan wayang kulit pun ikut vakum beberapa saat.

Hal ini yang menjadi latarbelakang digelar kegiatan, agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dan aman.
Karena kondisi masih pandemi atau menyongsong new normal, maka dalam penyampaian lakon, juga disinggung bagaimana prilaku masyatakat yang baik dalam menghadapi new normal.

Sementara itu, BPBD Kalsel menggelar vaksinasi massal gratis di sela-sela kegiatan. Tujuannya, agar masyarakar tahu bahwa kegiatan apapun boleh dilakukan asalkan positif dan menerapkan prokes.
BPBD Kalsel menyiapkan 200 dosis bagi masyarakat yang mau melakukan vaksin dan mereka juga diberikan bingkisan paket sembako yang diserahkan secara simbolis oleh Paman Birin di awal kegiatan.

Kepala BPBD Kalsel, Mujiat mengatakan, pihaknya terus mendorong pelaksanaan vaksinasi di setiap ada kesempatan dan kapan pun, kendati malam hari, untuk menyasar warga yang belum terlayani.

“(Vaksinasi massal gratis,red) Kita tidak mengenal lelah, tetap semangat, ” ujar Mujiat. (sal/Ary)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here