Banjar – Jembatan kayu di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar roboh  akibat diterjang  sampah ranting kayu dan bambu yang hanyut terbawa air banjir melalui aliran Sungai Martapura, Sabtu (15/1/2022) pagi sekitar jam 07.00. Jembatan sebelumnya sudah pernah rusak akibat yang sama yaitu meluapnya sungai Martapura hingga mengakibatkan aliran deras tang membawa sampah ranting kayu dan bambu.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga Pingaran Ilir mengatakan bahwa jembatan tersebut tidak bisa dilewati lagi oleh warga karena mengalami kerusakan.

“Saat ini jembatan kayu mengalami kerusakan parah, dan saat ini tidak bisa lagi dilewati,” ungkapnya.

Jembatan kayu tersebut merupakan penghubung Pingaran Ilir dan Astambul Seberang.

Kondisi terkini Sungai Martapura di wilayah Kecamatan Astambul meluap sehingga sebagian sudah mengenangi pemukiman warga. Data BPBD Banjar terkini ketinggian air di pemukiman warga di bantaran Sungai Martapura wilayah Kecamatan Astambul mencapai 40 cm.

Sebelumnya, jajaran Dinas PUPRP Banjar telah mengerahkan 20 petugas dengan bantuan perahu dan alat seadanya untuk membersihkan sampah yang menumpuk di jembatan yang berada di aliran Sungai Riam Kiwa dan Sungai Martapura tersebut. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here