Populasi Kerbau Rawa Di Kalsel Meningkat

0
311

Banjarbaru – Jumlah populasi Kerbau Rawa di Kalimantan Selatan ( Kalsel) terus meningkat setiap tahunnya.

Saat ini saja, populasinya diperkirakan mencapai 19500 ekor. Dimana jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2020.

Dari jumlah tersebut 60 persennya merupakan indukan kerbau. Meski belum siginifikan namun hasil intervensi pemerintah Kalimantan Selatan melalui program SIKOMANDAN yaitu sapi kerbau komoditas andalan negeri cukup baik.

Kepala Dinas perkebunan dan peternakan Provinsi Kalimantan Selatan Suparmi mengatakan, program ini antara lain mengedepankan insesminasi dan kawin alam untuk memperbaiki mutu genetik dari pejantan.

“Karena jika dibandingkan dengan sapi peningkatan populasi kerbau rawa cenderung lebih lambat, hal itu disebabkan karena pola pemeliharaannya yang bersifat ekstensif kerbau rawa memiliki pola hidup yang berbeda dengan hewan ternak lainnya,” jelasnya.

Menurut suparmi, anakan kerbau hasil inseminasi buatan tidak bisa berkembang cukup baik di lahan rawa Karena memiliki daya tahan yang sangat rawan.

Guna mengatasi hal tersebut dinas perkebunan dan peternakan kalsel mengupayakan pembuatan kandang yang berfungsi sebagai tempat pedet atau anakan yang belum waktunya dilepas.

Kerbau rawa merupakan hewan plasma nutfah yang membawa sifat menurun temurun di Kalimantan Selatan.

Hewan ini hidup dan mencari makan di daerah Rawa dalam dengan cara bertahan mwncari makan dari pagi hingga menjelang petang.

Populasi kerbau rawa ini dapat dijumpai di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hulu sungai Tengah (HST) Hulu Sungai Selatan (HSS) Barito Kuala (Batola) tanah laut dan kota baru. (DIY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here