Banjarmasin – Terminal Peti Kemas Banjarmasin (TPKB) Kalimantan Selatan, memastikan pengiriman logistik tetap berjalan seperti biasa.

Meski ada aksi mogok kerja oleh puluhan sopir truck di Kalsel. Sebagai bentuk protes sulitnya mendapatkan BBM Jenis Solar.

Hal tersebut ditegaskan, Manager Operasional Terminal Peti Kemas Banjarmasin (TPKB) Fahrianuur, didampingi Yudha Rizkie Kurniawan Manager Perencanaan Dan Penunjang Operasi, saat di konfirmasi Kamis (10/3/2022) siang.

Dia mengatakan, saat ini aktifitas bongkar muat peti kemas di pelabuhan tak terganggu, bahkan tak ada scedule yang tertunda.

“Saat ini tidak gangguan, normal seperti biasa, saja sih,” ujarnya.

Sebab, semua transportasi angkutan peti kemas di bawah naungan Pelindo 3 Regional Kalimantan semua tetap beroperasi untuk bongkar muat.

“Kalau yang bekerjasama dengan Pelindo tetap jalan semuanya,” jelasnya.

Dia berharap, kondisi yang dikeluhkan para sopir bisa normal kembali sehingga tetap bekerja agar logistik semakin lancar. Mengingat jelang moment Ramadhan.

“Terkait kondisi teman-teman sopir kita harapkan bisa normal, mereka bisa kerja lagi. Ini juga jelang Ramadhan,” harapnya.

Adapun, dari data Terminal Peti Kemas Banjarmasin (TPKB) arus Peti Kemas hingga Februari 2022 ini mengalami peningkatan sekitar 2 persen atau sebesar 80.127 teus.

Jika dibandingkan, tahun 2021 lalu, periode Januari dan Februari 2021 sebesar 71.456 teus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here