Banjarmasin – Unit Gakkum Satpolair Polresta Banjarmasin mengamankan dua pria karena melakukan transaksi Natkotika jenis sabu.

Kasat Polair Polresta Banjarmasin, AKP Cristugus Lirens, Jumat (18/3/2022). Mengungkapkan keduanya diamankan pada Rabu (16/3/2022) malam.

“Kanit Gakkum, Ipda Alamsyah Sugiarto yang memimpin langsung penangkapan keduanya,” ujar Cristugus.

Pertama, dilakukan di kawasan Jalan A Yani km 8 sekitar pukul 20.20 Wita. Dengan cara penyamaran.

Pelakunya adalah berinisial MY (31), yang awalnya dibuat perjanjian bertransaksi di kawasan Pelabuhan Feri Banjar Raya.

Namun entah kenapa, MY mengganti titik pertemuan yakni di kawasan Jalan A Yani km 8 tepatnya di depan Komplek Palapan Permai.

Disana MY terpantau mencurigakan karena sempat meletakkan sesuatu barang dari tanah.

“Setelah diperiksa, kami temukan barang bukti berupa dua paket sabu seberat 9.7 gram,” ungkap Cristugus.

Bukan itu saja, Polisi juga mengamankan 1 buah dompet kain kecil, 1 set alat hisap bong, pipet kaca, timbangan digital, plastik klip, dan lainnya.

“Setelah itu barang bukti dan pelaku kita bawa ke Mako Polair, untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Masih di hari yang sama, tim ini juga berhasil mengamankan SA (47), warga Kalimantan Tengah.

Dia ditangkap pada Rabu (16/3/2022) sekitar pukul 23.00 Wita. Saat itu dipimpin Kanit Gakkum Satpolair Polresta Banjarmasin, Ipda Alamsyah Sugiarto.

Dikatakan Cristugus, berbekal dari informasi awal yang diterima petugas, bahwa di Pesisir Sungai Martapura di dekat Gg. Odi, kerap kali terjadi transaksi narkoba.

Anggota pun bergerak melakukan pengintaian di lokasi tersebut. Dari situ SA dibuntuti sampai ke sebuah rumah di kawasan Jalan Rawasari 14 Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah.

“Di sana dia diduga bertransaksi dengan dua orang lainnya,” ujar Kasat.

Setelah bertransaksi, dua orang tersebut meninggalkan lokasi, tersisa pelaku SA yang masih berada di sana.

SA kemudian diamanakan dan digeledah dengan temuan satu paket Narkotika jenis sabu di samping dinding dekat pintu depan rumah tersebut dengan berat kotor 24,15 gram.

“Pelaku kemudian kami bawa ke Mako untuk diperiksa lebih lanjut,” kata Cristugus.

Atas ulahnya, SA dan MY pun terancam hukuman seperti pada pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2)UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.( DIY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here